Kemensos Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Konflik Sosial di Flores Timur

Senin, 20 Jul 2026, 08:38 WIB

JAKARTA - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik kedaruratan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi korban konflik sosial di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/7), menyampaikan bahwa belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan memastikan bantuan dikirim dari Gudang Sentra Effata Kupang menuju lokasi terdampak pada Senin ini.

Ket. Foto: Tim Kementerian Sosial menyalurkan bantuan warga terlibat konflik sosial di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. — Sumber: Sentra Efata Kupang

"Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata dia.

Saifullah menjelaskan, konflik sosial yang melibatkan masyarakat Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak tersebut pecah pada Sabtu (18/7) lalu, dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia serta lima orang mengalami luka-luka.

Selain korban jiwa, bentrokan tersebut memicu dampak kerusakan materiil berupa 20 unit rumah tinggal warga, satu unit tempat usaha, serta satu unit kendaraan roda dua yang hangus maupun rusak.

Merespons kejadian tersebut, Kemensos mendukung penuh langkah cepat Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama TNI dan Polri yang langsung diterjunkan ke lokasi guna menghentikan konflik melalui pendekatan persuasif.

Adapun bantuan logistik kedaruratan yang digelontorkan Kemensos meliputi 200 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket lauk pauk siap saji, 50 lembar kasur, 50 lembar selimut, serta satu unit tenda serbaguna.

Kemensos juga mengirimkan masing-masing 50 paket untuk bantuan perlengkapan anak, perlengkapan keluarga, serta paket sandang dewasa guna menjamin kelayakan hidup para pengungsi selama masa pemulihan situasi keamanan.

Saat ini, Pemkab Flores Timur sedang memproses Surat Keterangan Tanggap Darurat (SKTD), sementara Dinas Sosial setempat melakukan verifikasi dan validasi data korban sebagai dasar resmi pengajuan santunan duka kepada Kemensos.

Saifullah berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan penyelesaian secara damai, dan mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada aparat berwenang agar situasi di Adonara Timur segera pulih.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.