Pemerintah Berkomitmen Penuhi Hak Anak

Selasa, 21 Jul 2026, 03:17 WIB

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menegaskan pemerintah terus berupaya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta kesempatan meraih cita-cita.

“Bunda ingin membahagiakan anak-anak Indonesia karena kalian semua adalah anak-anak hebat. Presiden Prabowo Subianto sangat mencintai anak-anak Indonesia dan ingin memastikan seluruh hak anak terpenuhi agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin (20/7).

Ket. Foto: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi saat menghadiri acara Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di Yayasan Sakura Indonesia Al-Jama'an, Bogor, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Hal tersebut disampaikannya saat melanjutkan rangkaian Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di Yayasan Sakura Indonesia Al-Jama’an, Bogor, Jawa Barat, jelang Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada Kamis, 23 Juli nanti.

Ia mengatakan bahwa rangkaian Jelajah SAPA menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan negara di tengah anak-anak melalui penguatan pemenuhan hak anak serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Arifah Fauzi menjelaskan komitmen pemerintah diwujudkan melalui berbagai program, seperti Makan Siang Sekolah Bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, Sekolah Rakyat agar setiap anak memperoleh akses pendidikan, serta layanan Cek Kesehatan Gratis guna memastikan anak tumbuh sehat.

Menurut dia, pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan merupakan fondasi penting bagi anak dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mendengarkan aspirasi dari para penghuni yayasan, termasuk harapan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri PPPA meminta jajarannya berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk membuka akses pemberdayaan ekonomi bagi perempuan melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pembiayaan agar keluarga menjadi lebih mandiri.

Secara Desentralisasi

Sebelumnya, KemenPPPA menyampaikan acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” akan dilakukan secara desentralisasi untuk lebih mendekatkan anak-anak di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini seperti tahun lalu, didesentralisasi sampai ke tingkat desa dan sekolah-sekolah. Bertujuan untuk lebih mendekatkan anak-anak di seluruh wilayah Indonesia. Model peringatan yang terpusat, meskipun memiliki nilai simbolis yang penting, mungkin membatasi keterlibatan langsung dan berdampak nyata bagi anak-anak,” kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus KemenPPPA, Ciput Eka Purwianti di Jakarta.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 dapat membawa nuansa baru yang lebih berdampak nyata ke kehidupan sehari-hari. Ant/S-2

  • Hari Anak Nasional

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.