Pimpinan MPR Ajak Kampus Dukung Percepatan Transisi Menuju Energi Terbarukan
Senin, 06 Apr 2026, 14:12 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mengajak kampus untuk mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transisi menuju energi terbarukan, antara lain program energi surya 100 GW, elektrifikasi sektor transportasi dan pengembangan bioenergi.
âSebagai respons atas situasi geopolitik saat ini, komitmen Presiden Prabowo rasanya perlu didukung semua pihak baik dukungan politik di parlemen maupun dukungan dari civitas academica dalam hal ini universitas," kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta.
Hal itu disampaikannya dalam acara MPR Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan. Kehadiran Eddy Soeparno disambut langsung Rektor UMSU Medan Prof. Agussani dan jajaran wakil rektor serta dekan.
Dalam paparannya, Eddy Soeparno menegaskan relevansi ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik dunia.
"Diantara upaya mewujudkan ketahanan energi itu adalah mempercepat elektrifikasi dan transisi energi untuk mengurangi secara signifikan ketergantungan kita terhadap impor energi seperti minyak mentah dan LPG," ungkapnya.
Ia mengatakan bentuk dukungan kampus yang bisa dilakukan antara lain adalah dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil yang siap kerja dalam industri hijau pengembangan energi terbarukan.
Eddy mengatakan percepatan transisi energi tersebut nantinya akan membuka lapangan kerja baru yang membutuhkan tenaga kerja formal yang terampil.
"Lapangan pekerjaan ini harus diisi oleh anak-anak bangsa sendiri yang siap dan terampil dalam industri hijau. Karena itu dibutuhkan link and match antara kebutuhan di lapangan dan kurikulum yang dipelajari di kampus," ungkapnya.
Eddy juga berharap dukungan kampus dalam bentuk pengembangan riset-riset energi terbarukan sebagai input bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan khususnya untuk mempercepat transisi energi.
"Kenapa saya menginisiasi program MPR Goes to Campus ini karena saya meyakini harus ada jembatan antara riset-riset kampus sebagai basis ilmiah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah," kata Eddy.
Ia menegaskan rangkaian upaya mempercepat transisi energi harus dinikmati industri dalam negeri, meningkatkan industrialisasi, meningkatkan kapasitas produksi kita dan menyerap tenaga kerja formal dan terampil dari anak bangsa sendiri dengan jumlah yang signifikan.
- Energi Terbarukan
- Percepatan
- Pimpinan MPR
- Transisi Energi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pertumbuhan Energi Surya Mendorong Energi Terbarukan Global untuk Lampaui Energi Batubara pada Tahun 2025
-
Lampaui Target 14,7%! PLN NP Cetak 245 GWh Energi Hijau di Awal 2026
-
Hadapi Kemarau, Bulog Siapkan Stok Beras untuk Kebutuhan Enam Bulan
-
Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA
-
Dubes Uni Emirat Arab Temui Pimpinan MPR Eddy Soeparno Tindak Lanjuti Perluasan Kerja Sama Bidang Energi Terbarukan
-
BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Wilayah DKI Jakarta pada Minggu Siang
-
Cuaca Ekstrem Hantam Bekasi, 27 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.