Kemenhub Salurkan 150 Jaket Pelampung untuk Nelayan Muara Angke

Senin, 20 Jul 2026, 02:50 WIB

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat keselamatan nelayan dengan menyerahkan 150 jaket pelampung atau life jacket di Muara Angke, Jakarta Utara, sebagai bagian kampanye membangun budaya pelayaran aman dan menekan risiko kecelakaan laut.

"Kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Masyhud, dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Masyhud (tengah) menghadiri kampanye keselamatan pelayaran di Muara Angke, Jakarta. — Sumber: ANTARA/HO-Kemenhub

Dia menyampaikan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut menegaskan komitmennya membangun budaya keselamatan pelayaran di kawasan pesisir ibu kota.

Dalam kegiatan "Kampanye Keselamatan Pelayaran" di Muara Angke, Jakarta, itu Ditjen Perhubungan Laut menyerahkan bantuan berupa 150 unit jaket pelampung untuk para nelayan, dengan 50 unit di antaranya berasal dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

"Tidak hanya life jacket, 2.216 buku Pelaut Merah, dan 6 e-pas kecil juga turut diberikan kepada nelayan dan masyarakat maritim setempat," ujarnya.

Ia mengatakan Muara Angke merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran dan perikanan yang sangat tinggi, sehingga mobilitas kapal di kawasan tersebut harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan.

Dia menuturkan keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan.

Untuk itu, Masyhud mengajak seluruh pemilik kapal, operator, nakhoda, awak kapal, dan nelayan untuk selalu memastikan kapal dalam kondisi laik laut sebelum berlayar, melengkapi kapal dengan life jacket dan peralatan keselamatan lainnya, mematuhi kapasitas angkut, serta memperhatikan informasi cuaca dan arahan syahbandar.

"Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelayaran, karena tidak ada aktivitas yang lebih penting daripada perlindungan terhadap jiwa manusia," tegasnya.

Masyhud menegaskan penggunaan life jacket merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam upaya melindungi keselamatan jiwa, karena dapat menjadi penyelamat utama apabila terjadi keadaan darurat atau kecelakaan di laut.

"Kami berharap kampanye keselamatan pelayaran ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif, menjadikan keselamatan sebagai budaya, dan mewujudkan pelayaran yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," kata dia.

Plt Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Triono mengatakan bantuan yang diserahkan pada kegiatan itu merupakan kesinambungan dari kampanye keselamatan pelayaran yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pelabuhan Penumpang Kaliadem, Muara Angke.

"Di mana, Kementerian Perhubungan telah menyalurkan 604 unit life jacket, 10 unit life buoy, 180 paket sembako, 2.791 buku Pelaut Merah, serta 38 e-pas kecil kepada masyarakat maritim setempat pada Desember 2025 silam," ujarnya.

Kampanye keselamatan pelayaran yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke itu diikuti oleh 102 peserta dari unsur Kementerian Perhubungan, instansi pemerintah daerah, asosiasi, pemangku kepentingan pelayaran, serta perwakilan nelayan dan awak kapal wisata di wilayah DKI Jakarta.

"Melalui sinergi seluruh pihak, Ditjen Perhubungan Laut optimis budaya keselamatan pelayaran akan semakin kuat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan di laut dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim Indonesia," tegas Triono.

Kegiatan itu turut dihadiri Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Metro Jaya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan Muara Angke.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Water Taxi Disiapkan, Badung Cari Jalan Keluar dari Kemacetan Kronis Canggu

Tak Sekadar Pesta, Lovina Festival Dipacu Jadi Mesin Baru Pariwisata Buleleng

Pertanian Padi Rendah Emisi Makin Dilirik

Huawei Siapkan MatePad Pro Max untuk Indonesia, Tablet Flagship 13 Inci dengan Dukungan AI bagi Profesional

Menteri PKP Ultimatum Pengembang: Jangan Kecewakan Masyarakat!

Kabel Bawah Laut NCC Mendarat di Batam, Dukung Ekosistem Cloud dan AI Asia Tenggara

Ratusan Ahli Pasang Keramik Bersaing di Sika Tiler Competition 2026

Program Kompor Listrik Dijelaskan ESDM Masih Tahap Uji Coba dan Pengkajian Efisiensi

Riau Bhayangkara Run 2026: Ayo Tukar Poin dan Beragam Promo Seru Telkomsel, Jangan Lewatkan!

Pendidikan Tetap Berlanjut, Program Jaminan Kuliah Lindungi Mahasiswa yang Kehilangan Orang Tua

Hingga Final Piala Dunia, Telkomsel Menemani Antusiasme Masyarakat dengan Paket Bola Gembira dan Nonton Bareng di Lebih dari 40 Titik Jabotabek Jabar.

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Yuk, Biasakan Minum Teh Jahe Hangat Setelah Makan Siang, Ini Alasan Medisnya!

Pertajam Kemampuan Tempur, Prajurit Marinir TNI AL Latihan Menembak Pakai Tank PT-76(M) dan BMP-3F di Sukabumi

Dari Mudik hingga Ramadan, Kampanye Berbasis Momen Budaya Catat Dampak Bisnis Signifikan

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Menyambut Hari Anak Nasional, Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam ke 50.000 Ibu dan Bayi Demi Lindungi Hak Anak Tumbuh Optimal.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.