KemenPU Tangani Jembatan Muara Lembak, Akses Tunggal ke Pelabuhan Maloy Terancam Putus
Minggu, 06 Sep 2026, 20:30 WIBJAKARTAâ Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan penanganan permanen Jembatan Muara Lembak di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, setelah ditemukan deformasi struktur dan indikasi pergerakan tanah di sekitar jembatan.
Jembatan sepanjang 43 meter dan lebar 6 meter di ruas Jalan Nasional Simpang PerdauâMuara LembakâSangkulirang itu merupakan satu-satunya akses darat menuju Pelabuhan Maloy. Kerusakan pada jembatan berpotensi mengganggu konektivitas wilayah dan distribusi logistik.
Hasil pemeriksaan lapangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur menemukan sejumlah kerusakan: kemiringan abutment sekitar 5 derajat, penurunan oprit di sisi Simpang Perdau sekitar 40 cm, pergeseran bangunan di sekitar jembatan, serta retak pada elemen minipile di bawah abutment.
Kondisi tersebut mengindikasikan pergerakan tanah secara vertikal dan lateral yang berdampak pada perpindahan dan rotasi abutment serta sistem fondasi jembatan. Untuk memantau perkembangan, struktur jembatan saat ini dipantau menggunakan glass crack monitor.
BBPJN Kaltim akan melakukan evaluasi lebih lanjut pada aspek geoteknik dan struktur. Kajian itu diperlukan untuk mengetahui mekanisme pergerakan tanah dan menentukan metode penanganan permanen yang aman.
Penanganan sementara pada oprit sisi Simpang Perdau sebelumnya telah dilakukan pada 5 Juli 2026. Namun dua minggu kemudian oprit kembali mengalami penurunan. Karena itu diperlukan survei komprehensif agar perencanaan penanganan permanen lebih akurat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas. "Perbaikan dilakukan agar jembatan kembali aman dilalui sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terjaga," katanya akhir pekan kemarin.
Dengan posisi strategisnya sebagai akses tunggal ke Pelabuhan Maloy, pengembalian fungsi Jembatan Muara Lembak menjadi krusial. Kementerian PU menargetkan penanganan didasarkan pada hasil kajian teknis menyeluruh agar ruas nasional menuju Sangkulirang dan Pelabuhan Maloy tetap terjaga dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
- Kalimantan Timur
- Kementerian PU
- Distribusi Logistik
- konektivitas
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
19 Ruas Jalan di NTT Pasca Gempa Sudah Fungsional Lagi
-
KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu
-
Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi
-
Selamatkan Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.