Spanyol Diprediksi Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Messi Antiklimaks?

Jumat, 17 Jul 2026, 14:22 WIB

JAKARTA - Laga akbar antara Spanyol kontra Argentina di Final Piala Dunia 2026 pada Senin (20/7) dini hari menjadi panggung impian yang sangat dinanti.

Uniknya, laga ini bagaikan "Finalissima yang tertunda" setelah duel juara Euro dan Copa America tersebut sempat batal digelar pada Maret lalu karena kendala keamanan di Qatar. Kini takdir pun mempertemukan mereka di level tertinggi sepak bola dunia.

Ket. Foto: Foto combo - Lamine Yamal dari Spanyol (kiri) dan Lionel Messi dari Argentina. Final Piala Dunia FIFA 2026 mempertemukan dua negara paling sukses dalam sepak bola internasional, Spanyol dan Argentina, yang persaingannya berlangsung sangat seimbang selama beberapa dekade. — Sumber: ANTARA/Anadolu Agency

Berikut adalah analisis kekuatan dan prediksi menjelang laga besar ini.

Spanyol melaju mantap ke final setelah mengandaskan tim kuat Prancis dengan skor 2-0 di semifinal. Sebelumnya mereka juga memulangkan Ronaldo dkk dengan skor 1-0. Anak asuh Luis de la Fuente tampil luar biasa stabil sepanjang turnamen meski sempat ditahan tim entah berantah Tanjung Verde.

Sementara Argentina mampu menembus final secara dramatis lewat comeback beruntun. Setelah sempat tertinggal di babak 16 besar melawan Mesir, Albiceleste kembali membalikkan keadaan di semifinal untuk menumbangkan Inggris 2-1 melalui gol telat Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Tim Tango juga tampil mati-matian di babak kedua saat melawan Tanjung Verde.

Pertandingan ini menyajikan bentrokan gaya permainan yang sangat kontras.

La Roja memegang rekor impresif dengan 37 laga tak terkalahkan di seluruh kompetisi. Mereka diprediksi mendominasi lini tengah, didukung oleh lini pertahanan terbaik di turnamen ini serta agresivitas talenta muda seperti Lamine Yamal.

Namun Argentina adalah tim dengan mental juara yang luar biasa kuat (back-to-back finalis Piala Dunia). Meski Lionel Messi belum mencetak gol di dua laga terakhir, ia tetap menjadi motor serangan vital dengan sumbangan 3 assists krusial nan mematiakn.

Kombinasi kecerdikan Messi dan ketajaman Lautaro Martinez dan Alvarez menjadi ancaman utama bagi gawang Spanyol jika kebuntuan terjadi.

Namun pada final nanti, penampilan Sang Maestro Lionel Messi diperkirakan akan mengalamai antiklimaks saat melawan Spanyol.

Spanyol dinilai telah hapal di luar kepala gaya bermain Messi dan Argentina, apalagi Yamal yang pernah dimandikan Messi 18 tahun silam.

Bursa taruhan internasional menempatkan Spanyol sedikit lebih diunggulkan untuk mengangkat trofi ketimbang Argentina. Pertandingan diprediksi akan berjalan ketat dengan tempo yang tidak terlalu terbuka karena pertahanan kokoh Spanyol.

Prediksi skor adalah 2-1 untuk Spanyol. Spanyol berpeluang tipis untuk mengunci gelar juara dunia kedua mereka berkat kedalaman skuad yang lebih merata di waktu normal atau perpanjangan waktu. Namun, faktor mentalitas juara bertahan milik Argentina bisa membalikkan semua prediksi jika laga berlanjut hingga babak adu penalti. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.