NASA Luncurkan Misi Penyelamatan Teleskop Luar Angkasa

Rabu, 01 Jul 2026, 02:20 WIB

WASHINGTON DC – NASA sedang bersiap meluncurkan misi penyelamatan robotik yang berani, sebuah upaya yang tampaknya mustahil untuk mencegah salah satu teleskop usangnya lenyap ditelan debu.

Jika misi penyelamatan ini berhasil, upaya ini dapat membuka jalan untuk memberikan kesempatan kedua bagi satelit-satelit lain.

Ket. Foto: Teleskop luar angkasa Neil Gehrels Swift — Sumber: NASA Science

Operasi ini direncanakan berlangsung selama beberapa bulan, dimulai dengan peluncuran robot yang dirancang untuk menyelamatkan teleskop luar angkasa Swift yang saat ini sedang jatuh ke Bumi. Tanpa intervensi, Swift diperkirakan akan segera terbakar di atmosfer.

Sebuah wahana luar angkasa penyelamat yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Amerika Serikat (AS), Katalyst, dijadwalkan lepas landas pada Selasa dari sebuah atol di Samudra Pasifik dengan menggunakan roket kecil bernama Pegasus.

Setelah mencapai orbit yang mendekati orbit teleskop, wahana robotik tersebut harus menemukan Swift di hamparan luar angkasa yang luas. Kemudian, robot tersebut akan berupaya menarik Swift ke orbit yang stabil selama setidaknya satu bulan, menyelamatkannya dari kehancuran.

"Ini adalah serangkaian pencapaian pertama yang terjadi secara beruntun," kata Shawn Domagal-Goldman, direktur divisi astrofisika NASA. Saya sangat bersyukur bahwa kita bahkan mencoba ini."

Teleskop Observatorium Neil Gehrels Swift diluncurkan pada tahun 2004, dan awalnya dirancang untuk misi selama dua tahun. Terlepas dari usianya, teleskop Swift tetap sangat diminati di kalangan komunitas ilmiah, terutama karena kemampuan responsnya yang cepat.

Karena alasan ini NASA mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk menyelamatkannya. SB/AFP/I-1

  • NASA
  • Neil Gehrels Swift

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.