BMKG: Kelembapan Udara Picu Potensi Hujan Ringan di NTB

Jumat, 17 Jul 2026, 09:12 WIB

MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan fenomena peningkatan kelembapan udara memicu potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Ari Wibianto, mengatakan kelembapan udara yang meningkat tersebut membuat musim kemarau diselingi hujan ringan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sejumlah pengendara motor melintas saat hujan ringan di Jalan Bypass Mataram-Gedung, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. — Sumber: ANTARA

"Prakiraan cuaca tujuh hari ke depan diprakirakan cerah hingga hujan ringan. Hal itu disebabkan oleh kelembapan udara yang lebih tinggi di beberapa wilayah, terutama di daerah dataran tinggi, seperti di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Bima, dan Dompu," ujarnya di Mataram, Jumat (17/7).

BMKG memprakirakan cuaca di Nusa Tenggara Barat secara umum didominasi kondisi cerah hingga hujan ringan.

Pada 16 sampai 19 Juli 2026, suhu udara diprakirakan berkisar 18-33 derajat Celsius dengan angin permukaan bertiup dominan dari timur hingga selatan dan kecepatan maksimum mencapai 40 kilometer per jam.

Sedangkan pada 20 hingga 22 Juli 2026, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19 sampai 34 derajat Celsius. Arah angin masih didominasi dari timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 38 kilometer per jam.

BMKG mengategorikan hujan ringan memiliki intensitas 0,1 hingga 5 milimeter per jam atau 5 sampai 20 milimeter per hari.

Ari mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di wilayah dataran tinggi pada sore hingga malam hari mengingat masih terdapat peluang hujan ringan.

  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  • Kelembapan Udara

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.