Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Kamis, 16 Jul 2026, 17:58 WIB

MATARAM - Sebanyak 4.860 atlet dipastikan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari persiapan atlet dan provinsi tersebut menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur dan Jakarta.

"Harapan kita dari kegiatan ini, NTB menjadi terbiasa melaksanakan kegiatan besar, apalagi sekelas PON," ujar Ketua KONI Nusa Tenggara Barat Mori Hanafi didampingi Sekretaris KONI NTB Nurhaidin dan Kepala Bidang Olahraga Dikpora NTB Agus Sumayadi di Mataram, Kamis (16/7).

Ket. Foto: Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi (tengah) didampingi Sekretaris KONI NTB Nurhaidin dan Kepala Bidang Olahraga Dikpora NTB, Agus Sumayadi di Mataram, Kamis (16/7). — Sumber: ANTARA/Nur Imansyah

Ia mengatakan kegiatan Porprov kali ini sudah menerapkan sistem baru khususnya pada pendaftaran atlet melalui sistem daring (online) berbeda dengan pelaksanaan Porprov 2023 yang masih menggunakan pendaftaran secara manual.

"Beberapa cabang olahraga, bahkan sudah mulai melakukan pertandingan, hingga menyerahkan medali, seperti cabang olahraga aerosport," kata Mori yang menyebut ada 51 cabang olahraga dan 700 nomor yang dipertandingkan di Porprov tersebut.

"Kenapa 51 cabang olahraga kita ikutkan di Porprov, ini sebagai dorongan bagi atlet, sehingga ketika PON 2028, mereka tidak kaget lagi, karena usai Porprov ini kita akan buat Pelatda selama dua tahun sampai PON," terangnya.

Untuk lokasi-lokasi pertandingan, sebut Mori, dilaksanakan di enam kabupaten/kota di NTB, yakni Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

"Penyebaran lokasi pertandingan lagi-lagi untuk persiapan NTB menjadi tuan rumah PON, karena nanti kabupaten/kota ini menjadi lokasi pertandingan PON. Sebenarnya banyak yang mau menjadi lokasi, cuma karena keterbatasan fiskal mengurangi kemampuan daerah untuk jadi lokasi pertandingan," ujar Mori.

Mori mengatakan pelaksanaan Porprov membutuhkan anggaran Rp14 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp8,8 miliar digunakan untuk membiayai pelaksanaan Porprov. Sedangkan, selebihnya dibantu dari dana sponsor baik dari perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD, seperti dari PT Amman sebesar Rp1 miliar, Bank NTB Syariah sebesar Rp500 juta.

"Terkait penggunaan anggaran ini kita transparan dan tidak ada yang ditutupi, semuanya terbuka," tegas Mori.

Lebih lanjut Mori, menegaskan Porprov ini akan dibuka langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB pada Kamis sore. Upacara pembukaan akan dimeriahkan hampir 100 penari kolosal dan grup band termasuk parade atlet dari kabupaten/kota.

"Sekarang obor Porprov sedang dibawa keliling di Lombok Utara sebelum sampai di Kota Mataram. Api obor ini di bawa oleh empat atlet NTB peraih medali emas baik di PON dan SEA Games. Nanti api obor ini diserahkan kepada gubernur yang akan membakar ke tungku yang sudah disiapkan pada pembukaan," katanya. Ant

  • porprov ntb 2026

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.