- Home
-
- Megapolitan
-
- Kemenpar Lakukan Asesmen D...
Kemenpar Lakukan Asesmen Desa Wisata di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu
Kamis, 16 Jul 2026, 18:30 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI melakukan penilaian atau asesmen dan sertifikasi terhadap desa wisata di Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. Langkah itu dilakukan untuk memastikan desa tersebut berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
âAsesmen lapangan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan yang dilakukan tim Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sebagai bagian dari proses verifikasi implementasi praktek pariwisata berkelanjutan,â kata Asisten Deputi Perancangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Muhammad Nurdin, di Jakarta, Kamis (16/7).
Ia mengatakan tim dari kementerian meninjau sejumlah lokasi yang menjadi indikator penilaian dalam empat kategori utama, yakni pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan budaya, sosial ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
Menurut dia asesmen lapangan dilakukan untuk memastikan penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pengajuan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan bagi Desa Wisata Pulau Kelapa.
âTim melakukan verifikasi langsung terhadap implementasi praktik-praktik pariwisata berkelanjutan di lapangan sesuai kriteria yang telah ditetapkan,â kata dia.
Ia mengatakan dalam asesmen, tim melakukan peninjauan ke sejumlah titik, antara lain Sekretariat Pokdarwis untuk kategori pengelolaan berkelanjutan, Sanggar Seni Kembang Kelapa dan Kampung Adat Bugis untuk kategori keberlanjutan budaya, serta unit usaha masyarakat seperti kafe, suvenir bahari, dan batik ecoprint pada kategori sosial ekonomi.
Sementara untuk kategori keberlanjutan lingkungan, tim mengunjungi BWRO Pulau Kelapa, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), Bank Sampah Kresek Indah, serta kawasan Taman Nasional Seksi I Kelapa Dua.
âMelalui asesmen tersebut, Desa Wisata Pulau Kelapa diharapkan dapat memperoleh Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dan menjadi contoh pengembangan destinasi wisata yang mengedepankan aspek ekonomi, sosial budaya, serta kelestarian lingkungan di Kepulauan Seribu,â kata dia.
Sementara itu, Lurah Pulau Kelapa Muhammad Adriansyah menyampaikan komitmen pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas sarana pendukung pariwisata dan lingkungan di wilayahnya.
"Kami terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas sesuai rencana masing-masing UKPD. Dalam waktu mendatang akan ada peningkatan mesin SWRO dan BWRO untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat serta wisatawan," Adriansyah.
Ia menambahkan pengelolaan lingkungan juga menjadi fokus utama dalam mendukung status desa wisata berkelanjutan.
"Selain itu, akan dilakukan peningkatan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pulau Kelapa seiring rencana pembangunan TPS3R oleh Sudin Lingkungan Hidup. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan pengelolaan sampah dan lingkungan yang berkelanjutan," kata dia.
- Kepulauan Seribu
- Kemenpar
- Pulau kelapa
- Asesmen
- Desa Wisata
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Cegah Kebakaran Berulang di Gunung Bromo, Kemenpar Minta Pengelola TNBTS Perketat SOP
-
Peringati 25 Tahun Peristiwa 9/11, Museum Smithsonian Pamerkan Koleksi Artefak Langka
-
Serial Klasik Hawaii Five-O Mulai Digarap Sutradara Spider-Man: Brand New Day untuk Layar Lebar
-
Rencana TransJakarta Kelola Transportasi Kepulauan Seribu, Bunda Neneng Minta Nasib Nakhoda Kapal Tradisional Diperhatikan
-
Organisasi Pers Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
-
Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Anak Terdampak dan 31 Dirawat di Rumah Sakit
-
Gubernur Andra Soni Bangga 19 Warga Banten Terpilih Jadi Hakim MTQ Nasional 2026 di Semarang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.