Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MPR RI Ajak Pelajar Gen Z Jadi Garda Terdepan Melawan Hoaks di Era Digital

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 07:30 WIB | Oleh:

Pelajar Antusias Berdialog
Sesi dialog berlangsung hangat dan interaktif. Para pelajar mengajukan berbagai pertanyaan seputar kebebasan berekspresi di media sosial, ancaman radikalisme digital, hingga peran MPR RI dalam membuka ruang partisipasi bagi generasi muda.

Salah seorang siswi, Salwa, yang aktif menulis puisi bertema politik di media sosial, menanyakan apakah MPR RI menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi secara terbuka.

Menanggapi hal tersebut, Budi Muliawan mengapresiasi semangat literasi para pelajar. Ia menjelaskan bahwa MPR RI menyediakan berbagai kanal komunikasi, seperti situs web resmi, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pelajar, untuk memperoleh informasi sekaligus menyampaikan aspirasi secara santun dan bertanggung jawab.

Ia juga mengundang para siswa untuk berkunjung ke Gedung MPR RI guna mengenal lebih dekat lembaga negara tersebut, sekaligus memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, termasuk perpustakaan MPR RI yang memiliki koleksi literatur kebangsaan dan konstitusi.

Sementara itu, pertanyaan mengenai ancaman radikalisme di ruang digital disampaikan oleh seorang siswa bernama Aufa. Menurut Budi Muliawan, langkah paling penting untuk menangkal paham radikal adalah membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap setiap informasi serta tidak mudah terpengaruh narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia menambahkan bahwa peran orang tua dan guru tetap sangat penting dalam mendampingi aktivitas digital anak, termasuk penggunaan media sosial maupun permainan daring (online game). Penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan sejak dini menjadi fondasi penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, serta tanggung jawab sebagai warga negara.

Menutup kegiatan tersebut, Budi Muliawan berharap dialog kebangsaan bersama pelajar dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang kritis, berkarakter, cinta tanah air, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Piala Dunia, Spanyol Lolos ke Final

Piala Dunia, Spanyol Lolos ke Final

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.