Pemprov Jawa Tengah Perluas Kerja Sama dengan Negara Bagian Malaka

Selasa, 14 Jul 2026, 12:48 WIB

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas kerja sama dengan Negara Bagian Malaka, Malaysia, hingga ke lingkup pesantren, mencakup pertukaran santri, guru, dan jejaring pendidikan.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Selasa (14/7), mengatakan penjajakan kerja sama sudah dilakukan dengan Negara Bagian Malaka, Malaysia, salah satunya dengan kunjungan silaturahmi Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin, Malaka, Malaysia, Muhammad Hadi Al Muhibbin.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama dengan Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin, Malaka, Muhammad Hadi Al Muhibbin. — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan penguatan kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kemitraan "sister province" yang telah dijalin Jateng dan Malaka sejak 2025.

Melalui skema "sister province", dua pemerintah daerah di negara berbeda membangun kemitraan resmi sebagai payung kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kebudayaan, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia.

"Kita nanti pastikan lagi bagaimana kerja samanya antara Malaka dengan Jawa Tengah, terkhusus antara pondok-pondok pesantren di Jawa Tengah dengan salah satu pondok yang ada di Malaka," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Kemitraan yang selama ini dibangun di tingkat pemerintah daerah perlu diikuti kerja sama yang lebih luas di tingkat lembaga pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Sementara ini dari ulama-ulama Indonesia dengan Malaysia ada pertukaran santri, pertukaran guru juga," katanya.

Selain memperkuat kerja sama internasional, Pemprov Jateng juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pesantren melalui Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren.

Pada 2026, program tersebut menarik minat tinggi dengan total 941 pendaftar untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik program dalam negeri maupun luar negeri.

Untuk program luar negeri, peserta yang lolos seleksi akan melanjutkan studi di sejumlah negara, antara lain Mesir, Yaman, China, dan Filipina.

Ia mengatakan minat santri terhadap bidang ilmu kini semakin beragam, termasuk ilmu-ilmu keislaman, dan sebagian memilih bidang sains dan teknologi hingga kedokteran.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin, Malaka Muhammad Hadi Al Muhibbin menyambut baik rencana penguatan kerja sama tersebut.

Menurut dia, hubungan Indonesia dan Malaysia telah terjalin erat sejak masa kerajaan dan memiliki akar sejarah yang panjang.

Ia berharap kemitraan yang telah dibangun kedua pemerintah daerah dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan kerja sama antarpesantren, termasuk pertukaran pelajar dan pengembangan jejaring pendidikan Islam.

"Apabila hubungan antara pemerintah sudah terjalin dengan baik, akan lebih mudah untuk melaksanakan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Malaysia. Silaturahmi seperti ini menjadi jalan untuk memperkuat hubungan keilmuan kedua wilayah," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Aksi Nyata Pulihkan Laut Jakarta, Ribuan Bibit Karang Ditanam di Kepulauan Seribu

Tanpa Pemerintah Bersih dan Kredibel, Potensi Besar Sumber Daya Alam Sulit Diakselerasi

Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Data, Kebijakan Pembangunan Bakal Makin Tepat Sasaran

PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan

Tekan Penggunaan BBM Impor, PLN Resmikan Pengembangan PLTS Gilimanuk Bali

Bukan Bantuan Biasa! BUMN dan Investor Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Warga Sade

PP SEMMI Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Sejumlah Permasalahan

Peresmian LRT Jakarta Manggarai Hari Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai Pukul 07.00 WIB

Iran Diperkirakan Tidak Kuat Menahan Lama Sanksi Ekonomi Baru dari AS

Siap Bikin Kejutan! Timnas Bola Basket Indonesia Hadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Tertinggal Senilai Rp469 Juta

Rencana Demo di Jakarta 27 Agustus. Ada Kubu Siapa Saja dan Apa Misinya ?

PLN Genjot Energi Surya di Bali, Impor BBM Jadi Sasaran Penghematan

Tiongkok Kembangkan Misil Hipersonik Jarak Jauh

Jakarta Rabu Pagi Diprediksi Cerah, Ini Prakiraan Cuaca BMKG

Bukan Emas! Tapi Dua Perunggu Speed Relay Disebut Hasil Terbaik, Pelatih Ungkap Alasannya

Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel Soroti Mentalitas dan Daya Saing Pemain

AS Hapus Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Tembus Rp43 Ribu Per Kilo! Harga Daging Ayam di Temanggung Mendadak Meroket!

Stop Bakar Lahan! Gubernur Papua Peringatkan Bahaya Karhutla di Tengah Kemarau Panjang!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.