Setelah Puluhan Tahun Jadi Keluhan, Jalan Sulit Diakses di Makassar Akhirnya Dibangun
Kamis, 20 Agu 2026, 07:35 WIBMAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar membuka akses dan meningkatkan konektivitas masyarakat dengan membangun jalan yang puluhan tahun sulit diakses di wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, tepatnya di kawasan Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan, pembangunan infrastruktur di berbagai tempat khusus jalan dan jembatan, masih terus berjalan, termasuk keterbatasan akses, khususnya wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
"Saya meninjau langsung pembangunan jalan di Romang Tangayya ini. Saya juga bertemu warga, kita harapkan akses jalan segera selesai bulan depan," ujarnya.
Selama puluhan tahun, akses jalan menghubungkan warga Kota Makassar di wilayah tersebut, seakan terisolasi. Hal itu, disebabkan karena akses jalan terjal dan sulit dilalui saat musim hujan. Bahkan kerap banjir memutus alur jalanan, dan juga dipenuhi lumpur.
Jalan yang sebelumnya sulit dilalui dan menjadi kendala mobilitas diharapkan dapat ditata dan diperbaiki, sehingga memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi warga.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pembangunan jalan tersebut dilakukan untuk membuka akses langsung bagi masyarakat Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa.
"Pembangunan ini untuk membuka akses langsung masyarakat Romang Tangayya. Jadi warga tidak perlu lagi kesulitan aktivitas," ujar Zuhaelsi.
Dengan dibangunnya akses tersebut, masyarakat Romang Tangayya yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan jalan diharapkan tidak lagi merasa berada di kawasan yang terisolasi.
Oleh karena itu, dibawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dilakukan perbaikan jalan itu untuk membuka akses jalan warga yang sebelumnya harus memutar sejauh akibat medan yang sulit.
Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke wilayah paling ujung, termasuk kawasan yang berbatasan langsung dengan daerah lain.
Langkah ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Kota Makassar yang tidak hanya mengejar pertumbuhan di pusat kota, tetapi juga membuka konektivitas antarwilayah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.
Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Beton Romang TangayyaâTamangapa memiliki panjang sekitar 1 kilometer dengan lebar 4 meter.
Jalan tersebut berada di Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, dan menjadi bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Sebelum dibangun, kondisi jalan tersebut masih berupa jalan tanah. Kondisi itu membuat akses warga menjadi cukup sulit, terutama ketika memasuki musim hujan karena permukaan jalan mudah berlumpur dan sulit dilalui kendaraan.
Melalui proyek tersebut, jalan tersebut direkonstruksi menggunakan konstruksi beton sehingga diharapkan dapat memberikan akses yang lebih layak bagi masyarakat.
"Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah ini kita lakukan rekonstruksi beton. Harapannya akses masyarakat bisa lebih mudah dan mobilitas warga semakin lancar," ucapnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Lomba teater modern Festival Seni Bali Jani 2026
-
Langgar Aturan Keimigrasian, WN China Dideportasi Imigrasi Langsa.
-
Kemendagri Gandeng BPS dan BNPP Petakan 15.000 Rumah di Perbatasan Jadi Layak Huni
-
Persija Jakarta Lepas Riko, Nico, dan Hansamu Yama
-
Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak Penertiban, Solusi Modal Usaha agar Tak Kembali Langgar Aturan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.