FIFA Pertimbangkan Tambah Peserta Ajang Piala Dunia 2030 Jadi 64 Tim

Senin, 13 Jul 2026, 18:38 WIB

JAKARTA - FIFA membuka kemungkinan menambah jumlah peserta Piala Dunia FIFA 2030 menjadi 64 tim. Wacana tersebut disampaikan Presiden FIFA, Gianni Infantino, setelah melihat keberhasilan format 48 tim pada Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara dengan media Swiss, Bluewin, Infantino mengatakan opsi penambahan peserta akan dibahas lebih lanjut setelah turnamen tahun ini berakhir. Menurut dia, isu tersebut akan menjadi perhatian komite-komite terkait di FIFA.

Ket. Foto: Presiden FIFA, Gianni Infantino — Sumber: Instagram/@gianni_infantino

"Itu jelas menjadi salah satu isu yang akan diperiksa dan didiskusikan di komite yang relevan setelah Piala Dunia ini selesai," kata Infantino.

Infantino menilai Piala Dunia harus menjadi ajang yang mewakili seluruh dunia, bukan hanya kawasan tertentu seperti Eropa dan Amerika Selatan. Ia menegaskan setiap negara seharusnya memiliki kesempatan untuk bermimpi tampil di panggung sepak bola terbesar tersebut.

"Saat menyelenggarakan Piala Dunia, penting untuk menggelarnya bagi seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi benar-benar untuk seluruh dunia. Setiap negara harus diizinkan untuk bermimpi berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar dia.

Menurut Infantino, kualitas tim nasional di berbagai belahan dunia terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, memberikan kesempatan lebih besar kepada negara-negara kecil dinilai dapat mempercepat perkembangan sepak bola global.

“Anda dapat melihat bahwa kualitas tim sangat tinggi dan semakin tinggi di seluruh dunia. Jika Anda tidak memberi negara-negara kecil kesempatan untuk berpartisipasi, mereka akan kekurangan insentif untuk terus meningkatkan diri,” kata dia.

Piala Dunia sebelumnya diikuti 32 tim sejak edisi 1998 hingga 2022. Sementara Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan format baru dengan 48 peserta.

Infantino menilai format tersebut telah menunjukkan hasil yang positif. Ia menyebut persaingan menjadi lebih merata dengan tim dari berbagai konfederasi mampu tampil kompetitif.

"Setiap tim bermain di level yang tinggi. Tim dari setiap benua berhasil mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin," ujar Infantino.

Ia juga menyoroti pencapaian negara-negara Afrika pada turnamen kali ini. Menurut dia, sembilan dari 10 wakil Afrika berhasil melaju ke fase gugur, jauh meningkat dibanding edisi sebelumnya.

“Sembilan dari 10 tim Afrika mencapai babak gugur, di Piala Dunia terakhir, hanya ada lima tim dari Afrika. Itu menunjukkan betapa pentingnya untuk melibatkan semua tim untuk memberi mereka kesempatan ini untuk berpartisipasi,” kata Infantino.

Piala Dunia 2030 sendiri akan digelar di enam negara yang tersebar di tiga benua. Uruguay, Argentina, dan Paraguay dijadwalkan masing-masing menjadi tuan rumah satu pertandingan pembuka.

Sementara sebagian besar pertandingan akan berlangsung di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Jika jumlah peserta bertambah menjadi 64 tim, negara-negara Amerika Selatan tersebut berpotensi menjadi tuan rumah satu grup penuh, bukan hanya satu pertandingan. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.