Kemenag Rejang Lebong Tingkatkan Pengetahuan Penentuan Arah Kiblat agar Salat Tepat

Minggu, 12 Jul 2026, 00:00 WIB

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meningkatkan pengetahuan penentuan arah kiblat saat melaksanakan shalat di wilayah itu sehingga tidak salah arah.

Kepala Kemenag Rejang Lebong Rahman Umar saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu, mengatakan pihaknya baru saja selesai mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Rashdul Kiblat guna meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis para aparatur serta pemangku kepentingan mulai dari ASN Kemenag, petugas KUA hingga kepala madrasah di Rejang Lebong dalam menentukan arah kiblat secara ilmiah dan akurat.

Ket. Foto: Kemenag Kabupaten Rejang Lebong menggelar Bimtek Rashdul Kiblat guna meningkatkan kemampuan teknis para ASN Kemenag, petugas KUA, penyuluh agama maupun para kepala madrasah di wilayah itu. — Sumber: Antara Foto

"Pelaksanaan Bimtek Rashdul Kiblat ini merupakan program Dirjen Bimas Islam Kemenag RI sebelum pelaksanaan Rashdul Kiblat secara nasional yang akan dilaksanakan tanggal 15–16 Juli," kata dia.

Dia menjelaskan, dalam bimtek ini para peserta diberikan pengetahuan tata cara pelaksanaan Rashdul Kiblat secara teknis sehingga nantinya dapat mempraktikkannya dengan benar pada saat fenomena tersebut terjadi.

"Di Provinsi Bengkulu nantinya terdapat sekitar 30 ribu titik pelaksanaan Rashdul Kiblat. Ini merupakan fenomena langka karena pada saat itu posisi matahari tepat berada di atas Kabah, sehingga menjadi momentum terbaik untuk memastikan kembali akurasi arah kiblat," katanya.

Menurut dia, pemahaman mengenai arah kiblat yang benar merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan keagamaan, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah umat Islam.

Sementara itu, Dosen Ilmu Falak IAIN Curup Kabupaten Rejang Lebong Ridho Kimura menjelaskan metode penentuan arah kiblat melalui fenomena Rashdul Kiblat ini dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Mei dan Juli.

"Untuk tahun 2026 ini, fenomena Rashdul Kiblat pada periode Juli dapat diamati pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB," kata Ridho.

Menurut Ridho, metode ini menjadi salah satu cara paling mudah, sederhana, sekaligus memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi karena memanfaatkan posisi matahari secara langsung tanpa memerlukan alat ukur khusus seperti kompas.

Untuk mengecek akurasi kiblat, kata dia, masyarakat cukup menyiapkan sebuah tongkat lurus atau benang yang diberi beban (bandul), kemudian memilih lokasi yang datar dan mendapatkan sinar matahari secara langsung. Tongkat ini ditegakkan hingga membentuk sudut 90 derajat terhadap permukaan tanah.

"Tepat pada pukul 16.27 WIB, ujung bayangan tongkat diberi tanda. Selanjutnya, tarik garis lurus dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat. Garis itulah yang menunjukkan arah kiblat secara akurat," ujar dia.

  • penentuan arah kiblat

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.