• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Zack Snyder Sebut Tak Ingi...

Zack Snyder Sebut Tak Ingin Buat Film Ala Marvel, Pilih Eksplor Esensi Karakter Superhero

Senin, 14 Sep 2026, 00:05 WIB

Zack Snyder telah blak-blakan tentang pendekatannya yang kontras terhadap pembuatan film superhero, mengakui bahwa ia kurang tertarik untuk mengikuti formula Marvel. Sutradara tersebut mengatakan bahwa ia lebih suka mengeksplorasi mitologi dan inti batin karakter buku komik daripada menciptakan pengalaman sinematik ala taman hiburan.

Dari Times Now, Snyder dikenal karena film-film DC-nya yang memukau secara visual, termasuk Man of Steel , Batman v Superman: Dawn of Justice , dan Justice League , Snyder mengatakan bahwa ia tidak pernah tertarik untuk membuat film superhero terasa seperti wahana taman hiburan. Sebaliknya, ia ingin mengeksplorasi mitologi dan esensi yang lebih dalam dari karakter-karakter ikonik. Meskipun mengakui bahwa Marvel telah menemukan cara untuk membuat superhero mereka sangat mudah dipasarkan, Snyder mengakui bahwa pendekatan itu tidak sejalan dengan naluri kreatifnya. Baginya, cerita superhero selalu tentang mitologi, meskipun itu membuatnya kurang konvensional.

Ket. Foto: Snyder mengatakan bahwa minatnya tidak pernah hanya sekadar menghadirkan tontonan yang spektakuler. — Sumber: Istimewa

Visi Superhero yang Berbeda 

Snyder tidak pernah mendekati pembuatan film superhero seperti sutradara film blockbuster konvensional. Meskipun film-film DC-nya dikenal karena skalanya yang besar, visual yang bergaya, dan interpretasi yang luar biasa dari karakter-karakter ikonik, Snyder mengatakan bahwa minatnya tidak pernah hanya sekadar menghadirkan tontonan yang spektakuler.

Mengenai pendekatan Marvel terhadap film superhero, sang pembuat film membandingkannya dengan pengalaman di taman hiburan, di mana penonton terus-menerus dibawa melalui suka duka dan momen-momen besar. Berbicara kepada The Hollywood Reporter, dia berkata, “[Marvel] seperti wahana taman hiburan, kan? Naik turun, bagian yang menyenangkan, lalu turun lagi.”

'Saya tidak tertarik dengan hal itu,' kata Zack Snyder.

Dia mengakui bahwa Marvel telah berhasil menemukan cara untuk membuat karakter-karakternya sangat laku di pasaran. Namun, ia mengakui bahwa ini bukanlah jenis pembuatan film yang ingin ia tekuni.

“Pada akhirnya, Anda akan berkata, 'Wow, itu gila, itu luar biasa,'” katanya, menjelaskan daya tarik formula Marvel. “Saya tidak tertarik dengan hal itu.” Sebaliknya, Snyder ingin fokus pada apa yang ia anggap sebagai mitologi yang lebih dalam di balik para superhero. Film-film DC-nya sering kali lebih menekankan pada kualitas simbolis dan mitologis karakter daripada memperlakukan mereka semata-mata sebagai tokoh hiburan.

Baginya, daya tarik karakter seperti Superman, Batman, dan Wonder Woman terletak pada status ikonik mereka dan gagasan besar yang mereka wakili. Dia mengatakan naluri kreatifnya secara alami mendorongnya untuk mengeksplorasi elemen-elemen tersebut daripada mengikuti pola film blockbuster yang sudah terbukti. “Saya lebih suka membicarakan mitologi mereka,” jelas Snyder. “Dan mungkin itu tidak semenyenangkan itu,” katanya.

Komentarnya memberikan wawasan tentang filosofi kreatif di balik era DC-nya, khususnya preferensinya terhadap interpretasi karakter superhero yang lebih gelap dan kontemplatif. Meskipun pendekatan ini memecah belah penonton, Snyder tetap menegaskan bahwa membuat karakter-karakter ini sesuai dengan formula komersial tertentu bukanlah prioritasnya.

Sementara itu, karya Zack Snyder telah berada di balik beberapa film buku komik terbesar di Hollywood, dengan Marvel Cinematic Universe yang mengubah karakter seperti Iron Man, Captain America, Thor, Spider-Man, Black Panther, dan Doctor Strange menjadi ikon budaya pop global. Meskipun film-film seperti The Avengers dan Avengers: Endgame menjadi sukses besar secara komersial, Zack Snyder mengatakan pendekatannya sendiri terhadap penceritaan superhero pada dasarnya berbeda dari formula Marvel.

  • Zack Snyder

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.