Kebakaran Pabrik Sepatu Tewaskan 28 Orang di Pusat Sepatu Tiongkok

Jumat, 10 Jul 2026, 08:13 WIB

BEIJING - Kebakaran yang melanda sebuah pabrik sepatu di Tiongkok timur pada hari Kamis (9/7) menewaskan sedikitnya 28 orang, menurut media pemerintah Xinhua. Lebih dari 500 petugas pemadam kebakaran dan penyelamat berpacu dengan waktu memadamkan api.

Beberapa jam setelah kebakaran terjadi di pabrik sepatu Huiteng sekitar tengah hari (04.00 GMT), pihak berwenang khawatir masih ada orang yang terjebak di dalam gedung di kota Jinjiang, provinsi Fujian.

Ket. Foto: Kebakaran melanda sebuah pabrik sepatu di Tiongkok timur pada hari Kamis (9/7) menewaskan sedikitnya 28 orang. — Sumber: AFP/CCTV

Presiden Xi Jinping mengatakan kebakaran tersebut mengakibatkan "kerugian besar bagi para korban jiwa". Xinhua kemudian mengutip jumlah korban tewas sementara sebanyak 28 orang.

Rekaman yang dibagikan oleh televisi pemerintah CCTV memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menyirami bagian depan dan dalam sebuah bangunan putih bertingkat besar dengan selang air, sementara asap hitam tebal mengepul keluar dari jendela yang pecah.

Orang-orang terlihat berlindung di dekat jendela dan di atap gedung, sementara kobaran api berkobar di lantai bawah.

Rekaman CCTV menunjukkan 500 petugas pemadam kebakaran dan personel darurat lainnya berada di lokasi kejadian.

"Penyebab kecelakaan harus diidentifikasi sesegera mungkin dan... mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban secara tegas," kata Xi, dalam pernyataan yang dikutip oleh Xinhua.

Xinhua melaporkan, pemilik perusahaan dan beberapa orang lainnya telah ditahan. Pihak berwenang juga telah membekukan rekening perusahaan tersebut.

Upaya 'Habis-habisan' 

Jinjiang adalah salah satu pusat utama produksi sepatu di Tiongkok dan pusat global untuk manufaktur alas kaki atletik, menurut Global Times, mediayang dikelola pemerintah.

Kepala pemadam kebakaran kota, Du Zhenzhou, mengatakan kepada media pemerintah, personelnya kesulitan mencapai lantai atas gedung karena tangga dan pintu keluar terhalang oleh material sepatu.

Dia mengatakan perekat dan bahan baku lainnya yang digunakan dalam pembuatan sepatu telah memperparah kebakaran tersebut.

Api sedang dipadamkan, kata kementerian manajemen darurat, menuntut upaya "habis-habisan" untuk memadamkannya, mencari korban selamat yang terjebak, dan merawat korban luka.

Sejumlah orang terjebak dan "terputus dari kontak", kata Xinhua.

Sebanyak 237 pekerja dan dua petugas pengiriman berada di pabrik tersebut saat kebakaran terjadi, menurut laporan CCTV. Sebanyak 213 orang telah dievakuasi, tetapi belum jelas bagaimana angka-angka tersebut sesuai dengan jumlah korban tewas.

Xi mengatakan telah terjadi "beberapa kecelakaan keselamatan industri besar" di Tiongkok sepanjang tahun ini.

"Semua wilayah dan departemen terkait harus mengambil pelajaran mendalam dari insiden-insiden ini," katanya, seraya menambahkan bahwa mereka harus "menerapkan langkah-langkah keselamatan yang ketat dan efektif".

Tiongkok meluncurkan kampanye melawan bahaya kebakaran di gedung-gedung tinggi pada bulan November, setelah kebakaran besar melanda beberapa gedung pencakar langit di Hong Kong, menewaskan 168 orang.

Sebulan kemudian, kebakaran di sebuah gedung perumahan di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, menewaskan 12 orang.

Pada bulan Mei, sebuah ledakan di pabrik kembang api di Tiongkok tengah menewaskan 37 orang, menandai salah satu kecelakaan industri paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

  • Kebakaran Pabrik

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.