TPA Benowo Sebagai Percontohan Program PSEL

Minggu, 26 Okt 2025, 23:05 WIB

Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten menjadikan Tempat Pengelolaan Sampah Akhir (TPA) Benowo di Surabaya, Jawa Timur, sebagai percontohan utama dalam upaya percepatan realisasi program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas di Serang, Minggu, mengatakan pihaknya telah mempelajari langsung skema Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di TPA Benowo melalui kunjungan kerja (kunker) jajaran Pemkab Serang.

Ket. Foto: Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas (tengah) beserta jajaran Pemkab Serang melakukan kunjungan kerja ke TPA Benowo di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/10/2025). — Sumber: Antara

TPA Benowo dipilih sebagai studi tiru karena telah berhasil mengelola sampah menjadi energi listrik dengan kapasitas besar.

"Di TPA Benowo Kota Surabaya sudah berdiri PLTS dan sudah menghasilkan listrik dari sampah dengan minimal 1.000 ton per hari," ujar dia.

Kunjungan ini, katanya, bagian dari ikhtiar Pemkab Serang untuk merealisasikan program PSEL bantuan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) guna menyelesaikan persoalan sampah yang mendesak.

Pemkab Serang mendapatkan banyak informasi penting dari TPA Benowo, terutama terkait skema kerja sama dengan pihak ketiga dan kewajiban pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan baku sampah harian minimal 1.000 ton.

Pemkab Serang berencana memulai pembangunan PSEL di Desa Angsana, Kecamatan Mancak pada 2026.

Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menegaskan komitmen Pemkab Serang untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tersebut, mencontoh kesuksesan TPA Benowo.

”Tahun ini kita akan ada pembelian mungkin di atas 40 armada untuk melengkapi, tahun depan kita akan beli lagi. Jadi ketika PSEL-nya jadi di tahun 2028 atau 2029, kita sudah siap menyetorkan sampahnya,” ujarnya.

Ia optimistis kebutuhan 1.000 ton sampah per hari akan terpenuhi, terutama jika menggabungkan potensi sampah dari wilayah aglomerasi Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

"Apabila ini diterapkan, ini bisa menyelesaikan permasalahan sampah di Kabupaten Serang," ujarnya.

  • Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.