• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Partikel “Hantu” yang ...

Partikel “Hantu” yang Membawa Rahasia Inti Matahari

Kamis, 09 Jul 2026, 07:28 WIB

SETIAP detik, miliaran neutrino dari Matahari menembus tubuh manusia dan Bumi tanpa meninggalkan jejak. Bagi para ilmuwan, partikel misterius yang dijuluki “partikel hantu” ini adalah kunci penting untuk memahami bagaimana bintang menghasilkan energi.

Misi satelit mini CubeSat SNAPPY yang kini menguji detektor neutrino di orbit Bumi menjadi sorotan besar karena mencoba menangkap objek paling sulit dideteksi di alam semesta ini. Banyak yang mengira cahaya Matahari mencerminkan kondisi intinya saat ini. Faktanya, foton (partikel cahaya) yang dihasilkan dari reaksi fusi nuklir di inti Matahari harus bertabrakan dengan miliaran materi di dalamnya terlebih dahulu.

Ket. Foto: CubeSat Solar Neutrino Astro-Particle Physics (SNAPPY) diluncurkan pada pukul 3 pagi EDT (12 pagi PDT) pada hari Minggu, 3 Mei, dengan menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Space Launch Complex 4 East di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenburg di California. — Sumber: Sumber: SpaceX

Akibatnya, cahaya membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan ribu tahun untuk bisa keluar ke permukaan dan memancar ke Bumi. Sinar Matahari yang kita lihat hari ini sebenarnya adalah informasi proses masa lalu.

Berbeda dengan cahaya, neutrino hampir tidak berinteraksi dengan materi. Sesaat setelah tercipta dari fusi nuklir, neutrino langsung melesat menembus inti Matahari dan tiba di Bumi hanya dalam waktu 8 menit. Oleh karena itu, neutrino menjadi “utusan langsung” yang memberi gambaran mengenai apa yang terjadi di pusat pembangkit energi Matahari secara real-time.

Karena tidak memiliki muatan listrik dan massanya sangat kecil, neutrino hampir tidak pernah bertumbukan dengan atom. Ilmuwan memperkirakan neutrino bahkan bisa menembus lapisan timbal setebal hitungan tahun cahaya tanpa menabrak apa pun.

Untuk menangkapnya, ilmuwan harus membangun detektor raksasa di bawah tanah—seperti Super-Kamiokande di Jepang yang menggunakan tangki berisi 50.000 ton air guna meredam gangguan sinar kosmik Bumi. Lewat eksperimen ini, fenomena perubahan jenis neutrino (osilasi neutrino) ditemukan.

Selain dari Matahari, neutrino diproduksi oleh peristiwa dahsyat seperti ledakan supernova dan lubang hitam. Karena jalurnya tidak bisa dibelokkan atau dihambat oleh debu kosmik, neutrino mampu membawa informasi murni dari wilayah alam semesta yang tidak bisa dijangkau oleh teleskop optik, radio, maupun sinar-X. Di sinilah misi SNAPPY mengambil peran penting.

Alih-alih membuat detektor raksasa di bawah tanah, misi ini menguji detektor neutrino mini langsung di orbit bumi. Jika teknologi ini berhasil, observatorium neutrino masa depan dapat dikirim lebih dekat ke Matahari. hay

  • Partikel “Hantu”

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.