Sah! Jalur Kasihan-Bangunjiwo Kini Mulus Total, Ini Siasat Ekonomi Baru Kabupaten Bantul

Rabu, 08 Jul 2026, 19:54 WIB

YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul meresmikan ruas Jalan Kasihan-Bangunjiwo sepanjang 3,02 kilometer guna memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memacu roda perekonomian lokal, Rabu (8/7). 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu, mengatakan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kalurahan Kasihan dan Kalurahan Bangunjiwo tersebut dibangun melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang pelaksanaannya ditangani oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

Ket. Foto: Suasana lalu lintas di ruas Jalan Kasihan-Bangunjiwo yang diresmikan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7). — Sumber: ANTARA/Agung Dwi Prakoso

"Ruas Jalan Kasihan-Bangunjiwo merupakan representasi dari beberapa proyek yang telah kita bangun, terutama pada 2025-2026," katanya.

Menurut Halim, pembangunan infrastruktur yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan bagian dari belanja modal yang harus terus ditingkatkan karena menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

"Investasi membutuhkan belanja modal, jadi membangun jalan, jembatan, irigasi, dan saluran fiber optik adalah membangun sarana, modal yang akan kita gunakan untuk keuntungan di masa depan," ujar dia.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi akan sulit dicapai tanpa peningkatan belanja modal, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian.

"Begitu jalan dan seluruh sarana infrastruktur itu terbangun, aktivitas ekonominya akan lancar dan tidak terhambat," katanya.

Selain jalan, menurut Halim, pembangunan jembatan dan infrastruktur pendukung lainnya juga akan mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat karena dapat memangkas waktu tempuh dan meningkatkan aksesibilitas.

"Misalnya jembatan, sebelum ada jembatan masyarakat akan melalui jalan panjang, aktivitas ekonominya lebih berjalan jika ada jembatan," ujar dia.

Halim mengatakan pemerintah daerah juga berupaya menekan proporsi belanja pegawai agar alokasi anggaran untuk pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dapat terus ditingkatkan.

"Belanja pegawai di 2027 Insya-Allah bisa tertekan di angka 30 persen, sehingga 70 persen alokasi ke publik itu semakin besar," katanya.

Selain peresmian jalan Bangunjiwo-Kasihan, Pemkab Bantul juga meresmikan tiga proyek infrastruktur lainnya yakni Jembatan Pucunggrowong, proyek padat karya di Bakulan, serta pembangunan Balai Keluarga Berencana (KB) di Kapanewon Imogiri.

“Proyek-proyek yang diresmikan hari ini memiliki peran yang sangat strategis bagi masa depan Bantul karena akan menghidupkan roda perekonomian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta Fajar Triawan mengatakan paket preservasi ruas Jalan Kasihan-Bangunjiwo telah diselesaikan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DI Yogyakarta sebagai bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum menjaga kemantapan jalan agar tetap berfungsi secara optimal dalam mendukung konektivitas dan aktivitas masyarakat.

"Paket preservasi jalan ini memiliki panjang penanganan 3,02 kilometer," ujar dia.

Menurut Fajar, proyek tersebut merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

"Harapannya masyarakat menjaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang dan mendukung aktivitas ekonomi," katanya.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Hunian Mixed-Use Baru Resmi Meluncur di BSD City, Sasar Pasar Investasi Properti

IndoBuildTech Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 550 Peserta dari 11 Negara

BRI Life Perkuat UMKM Berbasis Singkong, Hadirkan Inovasi Pie Susu Mocaf

Magma Terus Bergerak! Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Radius 3 Km Harus Kosong Total

Siap-Siap Bikin Geger Dunia Arkeologi, Sampel Gua Prasejarah Kalsel Ini Bakal Diterbangkan ke Australia!

Dikira Batu Biasa, Nelayan Sungai di Blitar Tak Sadar Injak Benda Diduga Roket Militer!

Sah! Jalur Kasihan-Bangunjiwo Kini Mulus Total, Ini Siasat Ekonomi Baru Kabupaten Bantul

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, BPBD Lebak Minta Nelayan Tak Mendekat

Perkuat Ketahanan Maritim dan Kebencanaan Nasional, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band Cilacap

Siklon Tropis Bavi Intai Indonesia Timur, BMKG Imbau Warga Waspada, Dampak Terasa hingga 24 Jam ke Depan

Gen Z & Milenial Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Penggerak Wisata Tematik

Di IndoBuildTech 2026, Coway Indonesia Perkenalkan Inovasi Terbaru Solusi Air dan Udara untuk Hunian Modern yang Sehat

Resmi Dibuka, D-8 Halal Expo Indonesia Dorong Jadi Kekuatan Baru Ekonomi 

Mobil Mewah Rp2,05 Miliar Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing Tiba di Jakarta.

Polri dan Polda Metro Geledah Kafe serta Money Changer di Cipete Terkait Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara.

Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Rp17,93 Miliar untuk Revitalisasi 25 Sekolah di Pasaman Barat.

Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Halangi Penyidikan Dugaan Korupsi TPPU Libatkan PLN, Asabri dan Krakatau Steel.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.