Mental Juara Djokovic Diuji Servis Keras Auger Aliassime
Selasa, 07 Jul 2026, 07:41 WIBLONDON â Langkah Novak Djokovic menuju rekor baru di Wimbledon akan kembali diuji. Juara Grand Slam 24 kali itu memburu tiket ke semifinal Wimbledon untuk ke-15 kalinya saat menghadapi unggulan ketiga asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, pada babak perempat final, Rabu (8/7).
Djokovic datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatat tonggak bersejarah di All England Club. Kemenangan empat set atas Roman Safiullin, 7-6 (8/6), 6-3, 3-6, 6-3, mengantarkannya meraih kemenangan tunggal ke-106 di Wimbledon, melewati rekor era Open milik Roger Federer.
Perempat final kali ini menjadi penampilan ke-66 Djokovic di babak delapan turnamen Grand Slam. Lebih impresif lagi, petenis Serbia berusia 39 tahun itu selalu memenangi enam laga perempat final terakhirnya di ajang Grand Slam.
Meski belum tampil benar-benar dominan sepanjang Wimbledon tahun ini, Djokovic tetap memperlihatkan mental juara. Ia dipaksa bermain empat set dalam tiga dari empat pertandingan, namun selalu mampu keluar sebagai pemenang. Seluruh tie-break yang dijalaninya juga berhasil dimenangkan, sementara servisnya tetap menjadi senjata utama dengan torehan minimal 10 ace di setiap pertandingan dan tidak lebih dari tiga double fault.
Rekor Djokovic di perempat final Wimbledon juga sangat mengesankan. Dari 16 penampilan sebelumnya, dia hanya dua kali tersingkir dan kini berpeluang mencapai semifinal untuk delapan edisi berturut-turut.
Namun, Auger-Aliassime bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Petenis berusia 25 tahun itu menunjukkan daya juang luar biasa saat menyingkirkan Alejandro Davidovich Fokina dalam duel marathon empat jam 26 menit. Setelah tertinggal pada set pertama, dia bangkit menang 6-7 (4/7), 7-6 (8/6), 6-3, 6-7 (2/7), 6-1.
Dalam pertandingan tersebut, Auger-Aliassime melepaskan 27 ace, memperlihatkan kualitas servis yang bisa menjadi ancaman serius bagi Djokovic. Ia kini tampil di perempat final Grand Slam untuk keenam kalinya dan memburu semifinal Wimbledon pertamanya.
Meski demikian, catatan di babak delapan belum terlalu memihak petenis Kanada itu. Ia kalah dalam dua dari tiga laga perempat final Grand Slam terakhir, termasuk saat disingkirkan Matteo Berrettini di Wimbledon 2021. Statistik servis pertamanya sepanjang turnamen juga sedikit menurun menjadi 78 persen ketika menghadapi Davidovich Fokina.
Rekor pertemuan kedua pemain masih berimbang 1-1. Djokovic menang di perempat final Italian Open 2022 dengan skor 7-5, 7-6, sedangkan Auger-Aliassime membalas kemenangan pada fase round robin Laver Cup di tahun yang sama, 6-3, 7-6. Pengalaman serta konsistensi Djokovic di lapangan rumput membuatnya tetap lebih diunggulkan, tetapi kekuatan servis Auger-Aliassime diyakini mampu menghadirkan pertarungan sengit.
Sementara itu, kejutan besar terjadi di sektor putri. Naomi Osaka menyingkirkan unggulan teratas Aryna Sabalenka 6-2, 7-6 (2) untuk mencapai perempat final Wimbledon pertamanya. Kekalahan Sabalenka melengkapi tumbangnya tiga unggulan teratas setelah sebelumnya juara bertahan Iga Swiatek dan juara 2022 Elena Rybakina juga tersingkir. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BPJS Kesehatan dan Pepabri Bersinergi Dorong Keberlanjutan Program JKN
-
Pelatihan Juleha di Belitung Banyak Diminati Peserta, Ini Penyebabnya!
-
Kepulauan Canary Menolak Rencana Pemerintah Spanyol yang Mengizinkan Kapal Pesiar Pusat Penyebaran Hantavirus untuk Berlabuh
-
Lima Penyelam Italia Tewas di Dalam Gua Bawah Laut Maladewa
-
76 Indonesian Downhill 2026 Hadir Lebih Ekstrem dan Menantang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.