Kekeringan Mulai Melanda Kabupaten Garut
Selasa, 07 Jul 2026, 04:20 WIBGARUT â Sejumlah daerah mulai mengalami kekeringan. Ini termasuk juga dialami Kabupaten Garut, Jabar. Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mengerahkan semua jajarannya untuk melakukan mitigasi bencana kekeringan pada sektor tanaman pangan saat musim kemarau dengan melakukan langkah cepat, dan tepat sehingga tanaman bisa diselamatkan dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
"Ini yang disikapi terkait mitigasi kekeringan sektor lahan, saya minta camat-camat, tadi sudah ada beberapa laporan, terus periksa (wilayahnya)," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin usai rapat koordinasi mitigasi bencana kekeringan sektor pertanian di Garut, Senin.
Ia menuturkan, hasil dari rapat koordinasi tersebut mendapatkan laporan daerah rawan kekeringan, dan sebagian ada yang meminta bantuan pemasangan pompa air untuk mengairi lahan pertanian yang terancam kekeringan.
Adanya rapat koordinasi yang menghadirkan camat dan jajaran Dinas Pertanian Garut itu, kata dia, untuk memudahkan penanganan dengan cepat dan tepat apabila di suatu daerah ada yang terdampak kekeringan.
"Kumpulkan camat dan Dinas Pertanian untuk disikapi dengan segera, sehingga kalau ada kekeringan segera ditindaklanjuti," katanya.
Ia menyampaikan, upaya mengatasi kekeringan harus sejak awal, bukan dalam kondisi tanah sudah kering, kemudian tanamannya juga sudah kering.
Kondisi tersebut, kata dia, tentu akan sulit untuk menyelamatkan tanamannya, sehingga petani maupun aparatur pemerintah di lapangan harus melakukan pengecekan di lapangan lalu melaporkan dan tindaklanjuti agar tanaman bisa cepat diselamatkan.
"Saya kira ini kan, kalau sudah mati disiram air enggak akan hidup-hidup lagi, jangan sampai terlambat, ini mumpung masih hidup, cepat sirami," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian menambahkan, jajarannya telah melakukan pendataan di lapangan yang saat ini kondisi lahan pertanian, terutama padi terancam kekeringan dampak kemarau.
"Kondisinya terancam, tidak ada yang puso, namun kita sudah melakukan antisipasi salah satunya pompanisasi atau pemanfaatan sumber air yang ada," katanya.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Garut, total luas lahan sawah di Kabupaten Garut mencapai sekitar 42.663 hektare. Luas ini terdiri dari sawah irigasi seluas 33.024 hektare dan sawah tadah hujan seluas 9.570 hektare.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 90 hektare di 11 kecamatan. Jumlah itu masih relatif kecil jika dibandingkan dengan total luas areal tanam padi di Kabupaten Garut.
- BPBD Garut
- Ancaman Kekeringan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Taman Bacaan Ruman Aceh Membagikan 150 Buku kepada Masyarakat
-
Menkeu: RI Tinggalkan Pertumbuhan Semu, Bidik Produktivitas dan Keberlanjutan
-
Viral Video Narapidana Santai di Kafe, Karutan Kendari Minta Maaf
-
Jose Mourinho Akui Ada Kontak dengan Real Madrid
-
Cleveland Cavaliers Tampil Makin Percaya Diri, Final Timur Sudah di Depan Mata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.