• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kenali Ciri-ciri Hubungan ...

Kenali Ciri-ciri Hubungan Toksik, Jangan Sampai Terlambat!

Kamis, 25 Jun 2026, 11:22 WIB

Menjalin hubungan asmara dengan seseorang tak selamanya indah. Adakalanya timbul perselisihan kecil hingga cekcok yang merugikan salah satu pihak. Hubungan yang tak menyenangkan ini jika dibiarkan akan menjadi tak sehat bahkan beracun (toxic). 

Bagaimana dengan hubunganmu dengan pasangan, apakah termasuk dalam toxic relationship?

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Therapy Works

Margaretha SPsi PGDip Psych MSc, dosen Psikologi Universitas Airlangga (Unair) di situs web kampusnya mengatakan, toxic relationship merupakan relasi dengan nuansa yang lebih negatif.

“Relasi ini lebih banyak merugikan, padahal kita punya harapan yang lebih positif. Harapan positif itu seperti menjadi lebih bahagia dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih positif misalnya,” katanya. 

Kenali Ciri-ciri Toxic Relationship

Margaretha menjelaskan ada tiga ciri-ciri toxic relationship.

1. Isolasi Sosial

Isolasi sosial terjadi pada salah satu pihak. Jadi, salah satu pihak ini akan terbatas interaksi sosialnya dengan orang lain.

“Membatasi interaksi sosial menjadi salah satu pihak lebih terisolasi. Isolasi ini terjadi supaya saat terjadi kekerasan, pelaku bisa lebih punya kuasa. Keterbatasan interaksi ini membuat korban kehilangan tempat curhat, karena relasi antar teman yang terganggu,” terangnya.

2. Perselisihan Terus Menerus dan Berpola

Perselisihan yang terjadi dalam sebuah hubungan sebenarnya lumrah adanya. Akan tetapi, jika hal ini terjadi terus menerus dan berpola maka harus terus waspada. 

“Misalnya setiap pasangan kita tersinggung, ia akan bersikap kasar dan tidak suka mendapat kritikan. Konflik sering menjadi cara untuk mengendalikan pasangan. Kalau ingin mengontrol pasangan, maka ia akan marah. Sehingga, agar tidak berselisih korban akan menuruti keinginan pasangannya,” paparnya.

3. Penelantaran dan Pengabaian

Salah satu bentuk pengabaian adalah penyangkalan atas segala yang terjadi dalam sebuah hubungan. Pasangan yang tidak mau mengakui adanya kerugian berupa luka terhadap orang lain merupakan bentuk penyangkalan. Hal ini akan berpengaruh pada kemampuan berpikir pasangan. 

“Istilahnya gaslighting atau memanipulasi. Jadi, ia meragukan kemampuan pasangannya dalam berpikir dan mengambil keputusan,” tutur Margaretha.

Dalam hubungan yang sehat, segala hal yang terjadi seperti rasa tidak nyaman atau bahkan perselisihan akan selalu menemukan jalan keluar. Jalan keluar ini hasil dari proses diskusi antar pasangan yang tengah menjalin asmara.

“Kalau ada perasaan tidak nyaman kalau hubungan yang sehat pasti sama-sama akan mencari jalan keluar. Kalau toxic relationship itu terjadi isolasi, konflik, dan juga penyangkalan, penelantaran yang sifatnya berulang,” pungkasnya. 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.