Sekda Sitaro Imbau Warga Waspadai Karhutla dan Kekeringan, Pastikan Ketersediaan Air Bersih.
Minggu, 05 Jul 2026, 19:55 WIBSekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Eddy S. Salindeho mengimbau masyarakat agar mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan serta memastikan ketersediaan air bersih.
"Bagi masyarakat yang berada di daerah yang kekurangan air agar melakukan penghematan penggunaan air bersih," ajak Sekda Salindeho dalam surat imbauan kepada seluruh camat di Kabupaten Sitaro yang dibagikan dalam grup percakapan Info Gunung Api Sitaro di Manado, Minggu.
Masyarakat juga tidak diperkenankan membuka lahan perkebunan/pertanian dengan cara membakar, tidak meninggalkan api di hutan dan lahan, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Dalam surat imbauan juga disebutkan, barang siapa yang dengan sengaja membakar hutan diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar sesuai Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan,
Pemkab juga mengingatkan masyarakat selalu waspada dan berhati-hati hati dalam penggunaan alat-alat listrik yang berpotensi memicu kebakaran, dan jangan lupa memadamkan kompor ketika selesai memasak, termasuk penggunaan lilin yang tetap dikontrol.
Selanjutnya, bagi wilayah yang mengalami krisis air bersih dapat mengajukan permohonan penyediaan air bersih kepada Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Sitaro melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan melampirkan rincian keluarga pengguna.
Camat juga diimbau meneruskan imbauan tersebut kepada lurah/kapitalau untuk disosialisasikan kepada masyarakat.
Pemkab menyebutkan, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah Sulawesi Utara, dan memperhatikan monitoring hari tanpa hujan menunjukkan secara umum di wilayah Sulawesi Utara mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria menengah (11-20 hari) di 92 lokasi.
Sedangkan wilayah yang mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria sangat pendek (1-5 hari) terjadi di 30 lokasi, kriteria pendek (6-10 hari) terjadi di 10 lokasi, kriteria panjang (21-30 hari) terjadi di dua lokasi, serta 17 wilayah lainnya masih mengalami hujan sampai dengan pemutakhiran.
- Antisipasi Karhutla
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.