Prancis Waspadai Kejutan Paraguay, Mbappe Bidik Rekor di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 04 Jul 2026, 08:30 WIB

PHILADELPHIA- Paraguay akan kembali mengusung status kuda hitam saat menghadapi favorit juara Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7) dini hari WIB. Setelah menciptakan salah satu kejutan terbesar turnamen dengan menyingkirkan Jerman, La Albirroja kini berambisi menambah daftar korban dengan menumbangkan tim peringkat satu dunia.

Di atas kertas, Prancis memang jauh lebih diunggulkan. Namun, kemenangan dramatis Paraguay atas juara dunia empat kali Jerman menjadi bukti bahwa skuad besutan Gustavo Alfaro tidak bisa dipandang sebelah mata.

Ket. Foto: Ilustrasi latihan timnas Jerman. — Sumber: FIFA

Paraguay memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang 4-3 melalui adu penalti menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit. Bek Jose Canale menjadi penentu kemenangan setelah sukses mengeksekusi penalti terakhir yang memicu selebrasi penuh haru para pemain dan pendukung Paraguay.

Keberhasilan itu tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah modern Piala Dunia. Sebelum turnamen dimulai, Jerman berada di peringkat ke-10 FIFA, sedangkan Paraguay menempati posisi ke-41. Selisih 31 peringkat tersebut menjadi salah satu gap terbesar yang berhasil dipatahkan dalam pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak 1994.

Performa impresif Paraguay menunjukkan perkembangan signifikan sejak kalah telak 1-4 dari Amerika Serikat pada laga pembuka fase grup. Kekalahan tersebut menjadi titik balik bagi tim asuhan Alfaro yang kemudian tampil jauh lebih disiplin, solid, dan sulit ditembus.

Sejak Alfaro mengambil alih kursi pelatih pada Agustus 2024, Paraguay hanya menelan satu kekalahan dalam 12 pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Secara keseluruhan, mereka juga hanya kalah lima kali dalam 23 pertandingan internasional terakhir dengan catatan 10 kemenangan dan delapan hasil imbang.

Meski demikian, sejarah belum berpihak kepada Paraguay. Dari lima pertemuan melawan Prancis, mereka belum pernah meraih kemenangan dengan catatan dua kali seri dan tiga kali kalah.

Pertemuan paling dikenang terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 ketika Paraguay harus menyerah 0-1 akibat Golden Goal Laurent Blanc pada menit ke-114. Kekalahan itu masih menyisakan luka yang ingin dibalas generasi sekarang.

Prancis memasuki laga ini sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi. Bersama Meksiko dan Argentina, Les Bleus menjadi tiga tim yang selalu menang di Piala Dunia 2026.

Tak hanya itu, tim besutan Didier Deschamps juga tampil sebagai tim paling produktif dengan koleksi 12 gol hingga babak gugur.

Produktivitas tersebut lahir dari trisula menyerang yang dihuni Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Keempatnya menjadi motor utama kemenangan 3-0 atas Swedia pada babak 32 besar, dengan Mbappe mencetak dua gol.

Pertandingan melawan Swedia juga menjadi momen emosional bagi Deschamps yang kembali mendampingi tim setelah kepergian sang ibu. Pelatih berusia 57 tahun itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di sejarah Piala Dunia, yakni 18 kemenangan.

Ironisnya, Deschamps juga merupakan kapten Prancis saat mengalahkan Paraguay pada Piala Dunia 1998, sehingga duel kali ini kembali mempertemukan dua negara dengan sejarah panjang di turnamen tersebut.

Meski menjadi unggulan utama, Deschamps menegaskan timnya tidak boleh meremehkan Paraguay. Menurutnya, keberhasilan wakil Amerika Selatan itu menyingkirkan Jerman sama sekali bukan sebuah kebetulan.

Sorotan utama kembali tertuju kepada Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi 18 gol di putaran final Piala Dunia dan hanya terpaut satu gol dari rekor Lionel Messi yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 19 gol.

Sementara itu, gelandang serang Michael Olise juga berpeluang mencatat sejarah. Pemain Bayern Muenchen tersebut sudah membukukan lima assist di Piala Dunia 2026 dan hanya membutuhkan satu assist lagi untuk menyamai rekor Pele yang mencatat enam assist dalam satu edisi Piala Dunia.

Kondisi Tim

Paraguay kemungkinan masih belum bisa diperkuat bek Sunderland, Omar Alderete, yang belum pulih sepenuhnya dari cedera lutut. Posisinya diperkirakan kembali ditempati Jose Canale yang akan berduet dengan kapten tim Gustavo Gomez.

Kabar baik datang dari lini tengah setelah Diego Gomez kembali tersedia usai menjalani hukuman akumulasi kartu. Ia diprediksi mengisi lini tengah bersama Andres Cubas dan Damian Bobadilla atau Matias Galarza.

Di lini depan, Julio Enciso, pencetak gol ke gawang Jerman, akan kembali menjadi andalan bersama Miguel Almiron untuk mendukung striker tunggal Gabriel Avalos.

Di kubu Prancis, tidak ada masalah cedera baru. Marcus Thuram masih diragukan tampil akibat cedera betis, tetapi Deschamps diperkirakan tetap mempertahankan susunan pemain yang sukses mengalahkan Swedia.

Perkiraan Susunan Pemain

Paraguay (4-3-3):

Gill; Caceres, Gustavo Gomez, Canale, Junior Alonso; Galarza, Cubas, Diego Gomez; Almiron, Gabriel Avalos, Julio Enciso.

Prancis (4-2-3-1):

Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Tchouameni, Rabiot; Dembele, Olise, Barcola; Mbappe.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.