Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minta Tambahan Rp984 Triliun! Menkeu Purbaya Yudhi Beri Isyarat 'Pangkas' Usulan Anggaran K/L

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 03:05 WIB | Oleh:
Minta Tambahan Rp984 Triliun! Menkeu Purbaya Yudhi Beri Isyarat 'Pangkas' Usulan Anggaran K/L Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/7).

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bakal menyeleksi ketat usulan tambahan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) yang mencapai Rp984 triliun untuk tahun anggaran 2027, Kamis (2/7). 

Purbaya menjelaskan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, bahwa kemungkinan besar tak semua usulan tersebut akan dipenuhi untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam rentang target yang ditetapkan.

Sebagai catatan, pemerintah dan DPR menyepakati rentang target defisit 1,80–2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam pembahasan awal Rancangan APBN (RAPBN) 2027.

“Kami lihat, nggak akan semuanya dipenuhi,” kata Purbaya.

Purbaya menyebut Kementerian Keuangan akan mengevaluasi kebutuhan anggaran K/L dan menentukan skala prioritas untuk mengabulkan usulan tambahan anggaran.

Usulan akan dipenuhi selama belum melampaui target defisit yang ditetapkan.

“Yang jelas, kita kan ada target defisitnya berapa. Selama defisit dipenuhi, ya sudah. Tapi, rasanya sih itu (permintaan Rp984 triliun) di atas defisit yang ada,” ujarnya.

Usulan tambahan pagu anggaran K/L sebelumnya disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah.

Dalam rapat kerja pemerintah dan Banggar DPR, Senin (29/6), Said menyebut pihaknya telah merampungkan kompilasi usulan dari K/L sesuai mitra komisi masing-masing.

“Akan kami serahkan usulan dari berbagai pembahasan yang sudah disepakati antara komisi dengan mitra masing-masing. Pagunya Rp1.389,84 triliun. Usulan tambahannya Rp984 triliun,” ujar Said.

Bila usulan dipenuhi, total belanja K/L akan mencapai Rp2.373,94 triliun.

Said mengatakan usulan tersebut akan disampaikan secara resmi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk dipertimbangkan dalam penyusunan RAPBN 2027 yang akan disampaikan pemerintah saat pembacaan Nota Keuangan bersama RAPBN 2027 pada 16 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Tak Main-Main! 13.859 Perso...
Nasional
Demi Upacara HUT ke-81 RI d...
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.