Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Upaya Promotif dan Preventif sebagai Bagian dari Penguatan Program JKN

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dukung Upaya Promotif dan Preventif sebagai Bagian dari Penguatan Program JKN Doc: KORAN JAKARTA/M.FACHRI
Ket. Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Prihati Pujowaskito

BPJS Kesehatan menegaskan keberhasilan Program JKN tak semata diukur dari kemampuan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan ketika masyarakat sakit, namun keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat semakin sadar menjaga kesehatannya sehingga risiko penyakit dapat dicegah sejak dini.

Sebagai lembaga negara penyelenggara jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia yang dinamis, akuntabel, dan terpercaya untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memiliki beragam misi.

Selain itu BPJS Kesehatan juga mengemban tugas seperti meningkatkan kualitas layanan kepada peserta melalui layanan terintegrasi berbasis teknologi informasi, menjaga keberlanjutan Program JKN-KIS dengan menyeimbangkan antara dana jaminan sosial dan biaya manfaat yang terkendali.

BPJS Kesehatan pun harus bisa memperkuat engagement dengan meningkatkan sinergi dan kolaborasi pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan program JKN-KIS, meningkatkan kapabilitas badan dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS secara efisien dan efektif yang akuntabel, berkehati-hatian dengan prinsip tata kelola yang baik, SDM yang produktif, mendorong transformasi digital serta inovasi yang berkelanjutan.

Mengingat pentingnya tugas dan peran BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang menjalankan fungsi pelayanan umum di bidang penyelenggaraan jaminan sosial nasional, wartawan Koran Jakarta, Frederikus W Sabini, merangkum pemaparan dari Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengenai langkah-langkah yang akan dan telah dilaksanakan BPJS Kesehatan sejauh ini dalam sejumlah kesempatan.

Berikut petikan wawancaranya.

Pada 15 Juli mendatang BPJS Kesehatan akan merayakan HUT ke-58. Apa komitmen BPJS Kesehatan di masa yang akan datang terkait dengan mendukung kesehatan masyarakat?

Komitmen BPJS Kesehatan adalah mendukung upaya promotif dan preventif sebagai bagian dari penguatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan mendorong masyarakat membudayakan hidup sehat.

Keberhasilan Program JKN sendiri tidak hanya diukur dari kemampuan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan ketika masyarakat sakit. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat semakin sadar menjaga kesehatannya, sehingga risiko penyakit dapat dicegah sejak dini.

Program JKN sendiri dibangun atas semangat gotong royong. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan, tetapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif.

Sejauh ini sudah berapa peserta JKN yang dicatat oleh BPJS Kesehatan?

Per 1 Juni 2026, terdapat lebih dari 285 juta peserta JKN atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia. Capaian tersebut didukung oleh 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama yang tersebar di seluruh Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga akses layanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.

BPJS Kesehatan senantiasa memperkuat langkah promotif dan preventif untuk menekan peningkatan penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok usia produktif. Semakin banyak masyarakat yang sehat dan produktif, semakin kuat pula fondasi keberlanjutan Program JKN di masa depan.

Sementara itu penguatan budaya hidup sehat sendiri merupakan bagian dari dukungan BPJS Kesehatan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Melalui semangat gotong royong serta penguatan upaya promotif dan preventif dalam Program JKN, BPJS Kesehatan optimis dapat berkontribusi mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.