Sebelum Masuk Sekolah, Pastikan Mata Anak Bebas Gangguan Penglihatan
Selasa, 30 Jun 2026, 18:20 WIBJAKARTA â Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, para orang tua diimbau untuk tidak hanya fokus mempersiapkan seragam, buku, dan perlengkapan sekolah, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata sejak dini dinilai penting karena miopia atau rabun jauh pada anak sering kali baru diketahui ketika gangguan penglihatan sudah cukup parah dan memengaruhi aktivitas belajar.
Miopia merupakan gangguan refraksi yang menyebabkan seseorang kesulitan melihat objek yang berada pada jarak jauh. Kondisi ini dapat berkembang secara bertahap selama masa pertumbuhan anak. Tanpa penanganan yang tepat, minus mata berpotensi terus bertambah sehingga memengaruhi kualitas penglihatan dalam jangka panjang.
Banyak anak tidak menyadari bahwa kemampuan melihatnya telah menurun. Akibatnya, orang tua baru mengetahui adanya gangguan penglihatan ketika anak mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah.
Sejumlah tanda yang perlu diwaspadai antara lain anak sering memicingkan mata saat melihat benda di kejauhan, duduk terlalu dekat ketika menonton televisi, membaca buku atau menggunakan gawai dari jarak yang sangat dekat, berpindah ke bangku depan karena kesulitan melihat tulisan di papan, hingga kebiasaan mengucek mata secara berlebihan.
âOleh karena itu, pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi gangguan penglihatan sedini mungkin sekaligus menentukan penanganan yang sesuai,â tulis Hoya Vision Care melalui siaran pers pada hari Selasa (30/6).
Seiring berkembangnya teknologi di bidang kesehatan mata, penanganan miopia kini tidak lagi hanya berfokus pada penggunaan kacamata untuk memperjelas penglihatan. Pendekatan yang dikenal sebagai myopia management juga bertujuan membantu mengendalikan laju pertambahan minus pada anak.
Salah satu teknologi yang digunakan dalam manajemen miopia adalah lensa terapi berbasis Defocus Incorporated Multiple Segments (DIMS). Berbeda dengan lensa minus konvensional yang hanya mengoreksi penglihatan, teknologi ini dirancang untuk membantu menghambat perkembangan miopia.
Teknologi DIMS diterapkan pada lensa terapi MiYOSMART yang dikembangkan oleh Hoya. Menurut perusahaan, lensa tersebut telah melalui penelitian klinis jangka panjang dan dirancang untuk membantu memperlambat pertumbuhan minus pada anak. Produk tersebut juga telah menerima sejumlah penghargaan internasional di bidang inovasi kesehatan mata.
âUntuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini miopia, Hoya Lens Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk "Mulai Lebih Awal," tambah Hoya
Melalui kampanye tersebut, perusahaan mengajak para orang tua agar tidak menunggu hingga minus mata anak bertambah tinggi sebelum melakukan penanganan. Menurut Hoya, pemeriksaan mata secara berkala dan intervensi sejak dini menjadi langkah penting untuk membantu mengendalikan perkembangan miopia.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Hoya juga menyediakan program subsidi sebesar 2 juta rupiah untuk pembelian lensa terapi MiYOSMART di optik rekanan Hoya di seluruh Indonesia hingga akhir Agustus 2026.
Hoya menilai pengelolaan miopia sejak usia dini berperan penting dalam menjaga kualitas penglihatan anak hingga dewasa. Karena itu, perusahaan berharap semakin banyak orang tua menjadikan pemeriksaan mata sebagai bagian dari persiapan anak memasuki tahun ajaran baru.
- Pendidikan
- Orang Tua
- Anak Sekolah
- Hoya Vision Care
- Hoya Lens Indonesia
- mata minus
- pemeriksaan mata
- Hoya
- MiYOSMART
- Tahun Ajaran Baru
- Kesehatan Anak
- kesehatan mata
- miopia
- miopia pada anak
- lensa DIMS
- myopia management
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Tayang di Bioskop 25 Juni, Film "Tanah Runtuh" Garapan Rudi Soedjarwo Bercerita tentang Kehilangan dan Harapan
-
BRI Life Dorong Keberlanjutan Lewat Program Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
Pemkab Kepulauan Seribu Gelar Pelatihan Selam di Pulau Pramuka
-
Latsarmil Komcad ASN Pemprov Sulsel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.