Detik-Detik Sidang Tahunan MPR RI, Tamu Undangan Satu per Satu Berdatangan
Jumat, 14 Agu 2026, 08:12 WIBJAKARTA - Sejumlah tamu undangan mulai berdatangan ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat pagi menjelang agenda kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI dalam rangka HUT ke-81 RI.
Pantauan ANTARA di lokasi menunjukkan kendaraan tamu undangan, termasuk kendaraan dengan pengawalan, memasuki kompleks parlemen menjelang pelaksanaan sidang yang dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIB.
Sejumlah duta besar negara sahabat, menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta tamu undangan lainnya dijadwalkan menghadiri agenda kenegaraan tersebut.
Daftar undangan juga mencakup Presiden dan Wakil Presiden, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta mantan pimpinan MPR, DPR dan DPD.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI merupakan rangkaian agenda kenegaraan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan sekaligus laporan kinerja lembaga-lembaga negara.
Kedatangan para tamu undangan berlangsung di tengah penjagaan aparat keamanan di sejumlah akses menuju kawasan parlemen.
Petugas juga mengatur arus kendaraan untuk memastikan mobilitas tamu dan peserta sidang berjalan lancar.
Sementara itu, pengendara yang melintas di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju kawasan parlemen diimbau mengikuti arahan petugas apabila terjadi rekayasa lalu lintas selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas secara situasional di sekitar Kompleks Parlemen Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, guna mengantisipasi kepadatan saat rangkaian agenda kenegaraan berlangsung.
"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Senayan. Agenda Pidato Kenegaraan Presiden ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai," kata Arif di Jakarta, Jumat.
Arif menjelaskan bahwa penerapan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Senayan bersifat situasional, menyesuaikan dengan volume kendaraan dan dinamika di lapangan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Tuchel dan Garcia Ubah Tradisi Piala Dunia, Era Pelatih Asing Mulai Diterima
-
Ronaldo Dibela Dua Legenda Manchester United, Bruno Fernandes Disorot Usai Portugal Tersingkir
-
Aksi Tanam Pohon
-
Gladi Persiapan Sidang Tahunan dan Pidato Presiden
-
Wapang TNI dan Menhan RI Tinjau Yon TP di Jawa Tengah, Perkuat Kesiapan Pertahanan dan Ketahanan Wilayah.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.