Pemkot Surabaya Uji Coba Jalan Radial Road Lontar untuk Urai Kemacetan

Selasa, 30 Jun 2026, 02:55 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, mulai menguji coba fungsional Jalan Radial Road Lontar sebagai jalur satu arah guna mengurai titik kemacetan kronis yang kerap melanda kawasan Surabaya Barat, Senin (29/6). 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di Kota Surabaya, Senin (29/6), mengatakan akses jalan di kawasan barat itu kini bisa difungsikan dan dilalui kendaraan.

Ket. Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mencoba Jalan Radial Road, di Surabaya Barat, Surabaya, Senin (29/6). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya

"Radial Road ini akan kita fungsikan untuk orang bisa lewat. Tapi hanya satu arah, dari timur ke barat,” kata Eri Cahyadi, didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Hidayat Syah dan jajaran kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya menyampaikan Pemkot Surabaya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait akses Jalan Raya Lontar menjadi satu arah.

“Kami juga sosialisasi yang (dari arah) Lontar itu, kita buat satu arah. Jadi tidak dua arah sehingga tidak macet,” ujarnya pula.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, Jalan Radial Road Lontar nantinya dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan Raya Lontar.

“Kan Jalan Lontar itu karena jalurnya kecil, ada dua jalur kan? Nah, ini dibuat satu jalur. Tapi ini sudah kita buka dulu biar mengurangi kemacetan dan nanti Insya Allah di minggu depan sudah berjalan dua-duanya,” katanya lagi.

Setelah dibuka seluruhnya, Cak Eri memastikan, kemacetan di kawasan ini dapat terurai. Karena lalu lintas kendaraan yang menuju dari arah Pakuwon Trade Centre (PTC) ke Citraland akan terpecah, sehingga tidak terjadi penumpukan di Jalan Raya Lontar.

“Insya Allah sudah tidak macet, karena di Jalan Lontar macetnya panjang itu, sehingga dengan adanya (Jalan Radial Road) ini tidak ada kemacetan di daerah Lontar. Karena sudah terpecah,” katanya pula.

Cak Eri menerangkan, Jalan Radial Road Lontar tidak hanya berguna untuk mengurai kemacetan di kawasan Surabaya Barat. Akan tetapi, juga akan membawa pengaruh positif pada iklim investasi di Kota Surabaya ke depannya. Karena lokasi tersebut sudah menjadi kawasan jasa perdagangan.

“Jadi di posisi (jalan) ini PBB (pajak bumi dan bangunannya) naik, karena kan menjadi jalan besar. Otomatis PBB akan naik, karena tidak lagi sebagai (kawasan) rumah, tapi sudah menjadi jasa perdagangan,” ujarnya.

Kepala DSDABM Kota Surabaya Hidayat Syah mengatakan, pembukaan Jalan Radial Road Lontar kali ini sekaligus untuk uji coba lalu lintas. Sementara ini, uji coba dilakukan hanya satu jalur dari arah timur ke barat.

“Jadi uji coba lalu lintas yang dari timur ke barat, nanti yang dari Jalan Lontar dilakukan uji coba juga dari barat ke timur, kita uji coba rekayasa,” kata Hidayat.

Hidayat menerangkan, uji coba lalu lintas ini akan berlangsung selama dua pekan.

Kendaraan yang melintas dari arah barat ke timur akan diarahkan melalui Jalan Raya Lontar. Sedangkan kendaraan yang dari arah timur ke barat, akan diarahkan ke Jalan Radial Road.

“Selama ini Jalan Lontar kan dua arah toh, nah ini Pak Wali ingin menguji coba satu arah, karena untuk mengurai kemacetan. Satu minggulah, nanti baru kalau tidak ada masalah diresmikan,” ujarnya lagi.

  • eri cahyadi
  • pemkot surabaya
  • rekayasa lalu lintas
  • radial road lontar
  • kemacetan surabaya barat
  • jalan raya lontar

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.