Pengerahan Tim Gabungan untuk Menangani Kebakaran TPSA Ciniru

Rabu, 12 Agu 2026, 23:17 WIB

Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengerahkan tim gabungan untuk melokalisasi dan menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana yang meluas hingga mengancam perkebunan warga, Rabu.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Kuningan, Rabu, mengatakan tim gabungan diprioritaskan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api agar tidak merambah lahan perkebunan masyarakat di sekitar TPSA.

Ket. Foto: Petugas gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026). — Sumber: Antara

“Apinya semakin meluas, diperkirakan berhektare-hektare. Saya sudah koordinasi, langkah pertama adalah melakukan sekat bakar supaya tidak merambah ke perkebunan milik warga,” katanya.

Selain membuat sekat bakar, pemerintah daerah menyiapkan pos gabungan terpadu sebagai pusat koordinasi penanganan kebakaran sekaligus pos kesehatan untuk petugas dan masyarakat.

Selain itu, pihaknya menyiapkan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas yang sejak pagi terlibat dalam proses pemadaman.

Dian mengatakan pemerintah daerah telah meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berupa dua kendaraan penyuplai air untuk membantu memperkuat operasi pemadaman di lokasi.

“Kami juga sudah minta bantuan ke provinsi dan malam ini mungkin akan turun dua mobil penyuplai air,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemadaman membutuhkan penanganan berulang karena timbunan sampah, memungkinkan bara bertahan di bagian bawah dan kembali menyala setelah permukaan disiram.

“Air disiramkan ke atas, api padam di bagian atas tapi di bawahnya masih membara, muncul lagi, muncul lagi,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 04.00 WIB setelah petugas melihat api dan kepulan asap dari tumpukan sampah di TPSA Blok Bubulak Titisara.

“Petugas TPA UPTD Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Damkar dan BPBD untuk melakukan pemadaman,” katanya.

BPBD juga mengirimkan tim asesmen dan penanganan untuk membantu proses pemadaman yang dilakukan petugas pemadam bersama pengelola TPSA dan masyarakat.

Ia mengatakan luas TPSA yang terbakar belum teridentifikasi, sedangkan laporan sementara menunjukkan tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Tim gabungan masih melanjutkan operasi untuk melokalisasi dan memadamkan api dengan menambah personel, alat pelindung diri, serta memaksimalkan peralatan pendukung di lokasi,” ucap dia.

  • tempat pembuangan sementara (TPS) sampah

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.