Dari Lapangan ke Kursi Pelatih, Christo Buka-bukaan Soal Gelar Perdana Aldila Sutjiadi di Bad Homburg

Senin, 29 Jun 2026, 02:20 WIB

JAKARTA - Mantan petenis andalan Indonesia, Christopher Rungkat, memaknai keberhasilan Aldila Sutjiadi merengkuh gelar juara ganda putri Bad Homburg Open 2026 di Jerman sebagai awal yang manis dalam transisi karier barunya sebagai pelatih, Minggu (28/6).

"Gelar ini sangat-sangat luar biasa berarti bagi saya sendiri sebagai individual, sebagai coach-nya Aldila pasti. Ini kan tahun pertama saya menjalani peran sebagai pelatih," kata Christopher kepada ANTARA melalui pesan instan, Minggu.

Ket. Foto: Tangkap layar - pelatih Aldila Sutjiadi, Christopher Rungkat, berfoto bersama petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama petenis Rusia Vera Zvonareva setelah menjuarai WTA 500 Bad Homburg Open di Bad Homburg, Jerman, Sabtu (27/6). — Sumber: Instagram.com/christorungkat

Aldila bersama pasangan petenis Rusia Vera Zvonareva menjadi juara WTA 500 Bad Homburg setelah mengalahkan unggulan ketiga Demi Schuurs/Ellen Perez dengan skor 6-1, 4-6, 10-5 pada laga final di Jerman Sabtu (27/6).

Pria yang akrab disapa Christo itu mengakui gelar tersebut memiliki nilai emosional tersendiri karena diraih setelah melalui rangkaian hasil yang sempat mengecewakan dalam beberapa turnamen sebelumnya, di mana Aldila dan pasangannya beberapa kandas di momen krusial.

Dalam periode tersebut, mereka terpaksa menyerah setelah berjuang pada super tie-break, termasuk pada WTA 1000 Madrid Open dan Itaian Open.

"Beberapa bulan terakhir kami sebenarnya sudah punya kesempatan untuk menang, tetapi kalah di super tie-break. Ada di Madrid, Roma, dan beberapa turnamen lainnya," ujar Christo.

"Sebelum minggu ini juga kalah di super tie-break, akhirnya sekarang bisa menang dan juara."

Menurut Christo, kemenangan di Bad Homburg menjadi bukti bahwa Aldila mulai kembali menemukan performa terbaiknya dan kembali bersaing di level atas.

Ia menambahkan musim 2026 masih panjang sehingga memilih untuk tetap fokus menjalani proses tanpa terburu-buru mengejar target akhir.

"Terutama Aldila bisa balik lagi ke top form-nya, ranking top 40. Ini perjalanan panjang, jadi kami menjalaninya step by step," kata Christo.

"Ini baru tujuh bulan musim berjalan. Masih ada beberapa bulan lagi untuk menghabiskan musim 2026. Kami coba enjoy saja proses ke depannya."

Christo juga menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari evaluasi setelah Aldila dan Vera Zvonareva gagal meraih gelar pada turnamen di Maroko sebelum French Open.

"Ini pertandingan kedua bersama Vera. Kami belajar banyak dari Maroko kemarin yang kalah di final lewat super tie-break. Sekarang mereka jauh lebih klop dan lebih efektif di grass," katanya.

Christo saat ini menjalani masa transisi dari petenis menjadi pelatih. Ia tidak lagi tampil penuh di tur dan lebih memfokuskan diri pada peran kepelatihan, meski masih akan turun di sejumlah ajang, seperti Piala Davis dan multievent.

Kerja sama dengan Aldila telah dirancang sejak akhir musim 2025 dan menjadi langkah awal peran barunya di dunia kepelatihan. Christopher juga berharap kolaborasi tersebut dapat berlanjut hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Sebelumnya, Christopher dan Aldila memiliki rekam jejak panjang sebagai pasangan di nomor ganda campuran.

Mereka meraih emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang serta hattrick emas SEA Games pada 2019, 2022, dan 2023, sebelum kembali menyumbang medali pada SEA Games 2025 Thailand.

  • aldila sutjiadi
  • christopher rungkat
  • bad homburg open 2026
  • wta 500 jerman

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Peringatan Tegas Polres Tapsel: Personel yang Terlibat Judi Online Bakal Ditindak

Ketua DPD Terima Kunjungan Senator Rusia, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Raker Banggar DPR dan Kemenkeu Bahas LKPP Tahun Anggaran 2025

Alarm Karhutla Berbunyi! BPBD Deteksi 49 Titik Panas di Gorontalo

Misteri Kebakaran TPSA Ciniru Mulai Terungkap, Polres Kuningan Lakukan Penyelidikan

Inovatif! Langkah Nyata Jaga Lingkungan, Universitas Negeri Makassar Bantu Olah Sampah Plastik

Mana yang Lebih Sehat, Garam Himalaya atau Garam Laut? Ini Jawabannya!

Pelatih Carrick Bongkar Alasan Manchester United Tak Diuntungkan Hadapi Lawan Tim Promosi

Transfer Pemain yang Mengejutkan! Barcelona Resmi Datangkan Joao Cancelo dari Al Hilal

Polisi Selidiki Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan, Diduga Ada Unsur Kesengajaan?

Rapat Bersama Mitra Kerja, Komisi V DPR Bahas Laporan LKPP Tahun Anggaran 2025

Kabar Baik! 1.800 KK di Sumur Batu Terima Bantuan Beras Tahap Kedua

Cegah Kebakaran Hutan Lindung Bangka Meluas, Manggala Agni Berjibaku di Lokasi

Jangan Sampai Punah! Dekranasda Malinau Dorong Pelestarian Budaya Lewat Membatik

OAP Papua Pegunungan Siap Naik Kelas! Pemprov Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Gara-gara Robert De Niro, Bintang Mission: Impossible Michelle Monaghan Kembali ke Indonesia untuk Bertemu Komodo

Langkah Nyata Lawan Narkoba, Gubernur Kalteng Dapat Penghargaan Kepala BNN RI

Narkoba Makin Mengancam, BNN Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perang Bersama

Penyelam Temukan Retakan Raksasa di Dasar Laut Flores Usai Gempa M7,7 - Terumbu Karang Rusak

Tangerang Dukung Alih Status Guru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.