Satu Abad Jam Gadang Ditutup dengan Aroma Rendang dan Ragam Kuliner Minang
Minggu, 21 Jun 2026, 18:40 WIBBUKITTINGGI â Peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan sekadar momentum mengenang sebuah ikon kota, melainkan refleksi atas perjalanan sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Sumatera Barat selama satu abad.
Sebagai landmark yang telah melewati berbagai perubahan zaman, Jam Gadang memiliki nilai strategis dalam memperkuat daya tarik wisata berbasis warisan budaya.
Perayaan satu abad keberadaannya juga dapat menjadi sarana mendorong pelestarian cagar budaya sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menutup peringatan 100 tahun jam Gadang dengan festival kuliner tradisional gratis yang berlangsung Minggu (21/6).
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Minggu (21/6), mengatakan festival kuliner tradisional ini didukung sejumlah donatur sehingga pendanaan makanan yang disediakan tidak menyedot dana APBD.
Ramlan menyampaikan, festival kuliner tradisional gratis menjadi wujud kebersamaan masyarakat dalam merayakan satu abad Jam Gadang.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menikmati perayaan dengan tertib, saling berbagi dan mengedepankan rasa solidaritas.
Dia menyebutkan seluruh makanan yang disajikan berasal dari dukungan para donatur yang langsung disalurkan kepada penyedia dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
âKegiatan ini dari kita untuk kita. Yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, semangat berbagi dan kesabaran. Alhamdulillah, dari target awal 20 ribu porsi, yang tersedia mencapai 41.790 porsi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, pelaku usaha dan perantau yang telah mendukung," ujar dia.
Dia menjelaskan peringatan 100 tahun Jam Gadang tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui budaya, kuliner dan kebersamaan.
"Ke depan, Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus melakukan evaluasi agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan semakin memperkuat daya tarik wisata serta budaya Kota Bukittinggi," kata dia.
- Pemkot Bukittinggi
- 100 Tahun Jam Gadang
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Satu Jam Hilang, Penyelam Inggris Ditemukan Tewas di Gili Air, Lombok
-
Jelang Akhir Musim, Bursa Transfer Liga 1 Mulai Memanas
-
Antisipasi Banjir, SDA Jaksel Keruk 10 Titik Rawan Setiap Hari
-
Kejar Target Produksi, Pemkab Serang Percepat Tanam Padi
-
Program MBG Punya Command Center Nasional, Launching Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.