• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Perairan di Tengah Lanskap...

Perairan di Tengah Lanskap Vulkanik

Jumat, 14 Agu 2026, 06:57 WIB

SAAT berada di kawasan vulkanik Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Sumatra, wisatawan tidak hanya menemukan Kawah Nirwana dan Keramikan, tetapi juga rangkaian danau yang menghadirkan wajah lain dari kawasan panas bumi ini. Danau Asam, Danau Lebar, dan Danau Minyak berada dalam satu lanskap yang mempertemukan perairan, hutan, perbukitan, kawah, dan aktivitas hidrotermal.

Secara geologis, Suoh berada dalam sebuah cekungan besar atau Suoh depression yang berkaitan dengan aktivitas Sesar Besar Sumatra. Cekungan berukuran sekitar 8 × 16 kilometer ini menjadi tempat berkembangnya berbagai bentukan vulkanik, seperti kaldera, maar, dan kubah lava.

Ket. Foto: Seorang pengunjung melintas di sebuah fenomena alam "Keramikan" di dalam kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung, Jumat (5/12). Tropical Forest Conservation Action (TFCA) bekerja sama dengan Universitas Lampung (Unila) - Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (Pili), mengembangkan eko wisata di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. — Sumber: ANTARA/Regina Safri

Bagian-bagian rendah dari bentang alam tersebut kemudian menjadi tempat berkumpulnya air, sementara aktivitas vulkanik dan hidrotermal membentuk karakter lingkungan di sekitarnya. Hasilnya adalah lanskap unik berupa danau yang berada tidak jauh dari kawah dan sumber air panas.

Danau Asam, Perairan Tenang di Kaki Perbukitan

Danau Asam merupakan salah satu tujuan yang palung populer di kawasan Suoh. Hamparan airnya dikelilingi perbukitan hijau dan vegetasi yang membuat suasananya terasa sejuk dan menenangkan pikiran.

Nama Danau Asam berkaitan dengan karakter perairan dan lingkungan hidrotermal di sekitarnya. Aktivitas panas bumi dapat memengaruhi sifat kimia air melalui interaksi antara air, batuan, dan fluida panas dari bawah permukaan. Perjalanan menuju danau membawa wisatawan melewati pedesaan dan perbukitan sebelum tiba di tepian perairan. Dari sini, pengunjung dapat menikmati pantulan bukit di permukaan air atau sekadar bersantai menikmati suasana alam.

Danau Lebar, Panorama Air dan Pegunungan

Tidak jauh dari Danau Asam terdapat Danau Lebar. Sesuai namanya, danau ini menawarkan bentang perairan yang lapang dengan perbukitan sebagai latar.

Jika Kawah Nirwana menghadirkan uap dan manifestasi panas bumi, Danau Lebar menawarkan suasana yang jauh lebih tenang. Gugusan perbukitan di sekelilingnya sekaligus memperlihatkan karakter Suoh sebagai sebuah cekungan geologi yang luas. Dari tepian danau, wisatawan dapat melihat bagaimana air, dataran rendah, dan perbukitan berpadu membentuk lanskap yang khas.

Danau Minyak dan Kilauan Permukaannya

Di barat laut Danau Lebar terdapat Danau Minyak memiliki daya tarik tersendiri. Pada kondisi cahaya tertentu, permukaan airnya dapat terlihat berkilau menyerupai lapisan minyak. Namun, tampilan tersebut tidak serta-merta menunjukkan keberadaan minyak bumi.

Efek seperti minyak dapat dipengaruhi oleh pantulan cahaya, material organik, sedimen, maupun proses alami yang berlangsung di permukaan air. Dikelilingi perbukitan hijau, permukaan danau yang berkilauan menghasilkan panorama yang berbeda dibandingkan Danau Asam dan Danau Lebar.

Danau Asam, Danau Lebar, dan Danau Minyak memiliki karakter berbeda, tetapi berada dalam satu lanskap geologi. Pergerakan patahan menyediakan jalur bagi fluida panas dari kedalaman.

Seiring waktu, air hujan dan air tanah mengisi bagian-bagian rendah tersebut hingga terbentuk danau. Karena itu, ketiga danau tersebut bukan sekadar objek wisata yang berdiri sendiri. Keberadaannya merupakan bagian dari sejarah panjang pembentukan kawasan Suoh. hay

  • Kawasan Vulkanik Suoh

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.