Kembangkan Teknologi Satelit, Estonia Ingin Jelajah Antariksa Pertama di Wilayah Baltik

Jumat, 14 Agu 2026, 03:07 WIB

MOSKOW - Estonia sedang bersiap untuk mengesahkan undang-undang antariksa pertama negara Baltik tersebut, menurut laporan lembaga penyiaran Estonia, ERR, Kamis (13/8).

"Estonia merupakan pihak dalam perjanjian antariksa internasional—khususnya Traktat Antariksa Luar PBB—dan negara berkewajiban memastikan bahwa kegiatan antariksa yang dilakukan di bawah yurisdiksinya tunduk pada izin serta pengawasan yang memadai," kata Gloria Koegel, pakar industri antariksa di Kementerian Ekonomi, kepada lembaga penyiaran tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Hingga saat ini, belum ada satu pun undang-undang yang mengatur kegiatan antariksa di Estonia.

Undang-undang baru itu akan menetapkan aturan yang jelas mengenai pemberian izin kegiatan antariksa, pendaftaran objek antariksa, penilaian risiko, serta penanganan tanggung jawab dan pengawasan, katanya.

"Dalam beberapa tahun terakhir, sektor antariksa semakin beralih dari penelitian menuju kegiatan komersial atau bisnis, termasuk di Estonia," kata Koegel.

"Akibatnya, permintaan pun meningkat; seiring dengan semakin komersialnya kegiatan antariksa, diperlukan pula regulasi yang tepat untuk menetapkan aturan mainnya," tambahnya.

Estonia dikabarkan akan meluncurkan satelit komersial pertamanya ke orbit pada 2028. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.