Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran, Teheran: Serangan AS akan Sebabkan Kemunduran dan Penyesalan

Sabtu, 27 Jun 2026, 10:17 WIB

JAKARTA - Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan pada Jumat (26/6) malam bahwa pasukan AS menyerang situs rudal, drone, dan radar Iran setelah menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Pesawat AS menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta situs radar pantai setelah Iran menyerang M/V Ever Lovely pada 25 Juni dengan drone serang satu arah. — Sumber: X/CENTCOM

"Seorang pejabat AS mengatakan kepada saya bahwa 6 pesawat AS menyerang 4 target Iran: instalasi radar serta penyimpanan rudal dan drone di Sirik, Iran," tulis Schifrin di akun X.

Axios melaporkan pada Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS, bahwa AS melakukan serangkaian serangan udara di wilayah Selat Hormuz.

Serangan udara dilaporkan terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengeklaim Republik Islam Iran melakukan pelanggaran "bodoh" terhadap perjanjian gencatan senjata dengan AS ketika diduga menyerang kapal-kapal yang berlayar melalui jalur air tersebut.

Press TV sebelumnya melaporkan, mengutip penyiaran negara Iran, IRIB, bahwa dua proyektil menghantam menara telekomunikasi di dekat kota Sirik, Iran.

Seorang anggota parlemen senior Iran, Sabtu (26/6), mengatakan serangan AS terhadap Iran selama perundingan menunjukkan kurangnya komitmen Washington terhadap diplomasi dan kesepakatan gencatan senjata.

Ibrahim Azizi, kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen, mengatakan AS "sekali lagi menyerang Iran di tengah negosiasi."

"Presiden AS yang gagap telah menunjukkan bahwa dia tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi atau gencatan senjata," kata Azizi.

Dia mengatakan "pelanggaran sembrono" terhadap gencatan senjata akan, "seperti biasa, menyebabkan kemunduran dan penyesalan" bagi AS.

"Permainan saling menyalahkan tidak lagi efektif," tambahnya.

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pasukan angkatan lautnya menargetkan posisi militer AS di seluruh wilayah sebagai tanggapan atas serangan AS di selatan Iran.

  • Serangan AS-Israel ke Iran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.