KPPPA Catat 11,54 Juta Perempuan Jadi Tulang Punggung Keluarga

Jumat, 26 Jun 2026, 20:12 WIB

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mencatat sebanyak 11,54 juta perempuan di Indonesia berstatus sebagai kepala keluarga pada 2025. Data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk mendorong kebijakan pembangunan yang lebih responsif gender dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang beragam.

Fungsional Muda Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) KPPPA, Tuty Ernawati, mengatakan jumlah kepala keluarga perempuan tersebut berasal dari Pendataan Keluarga 2025. Secara keseluruhan, Indonesia memiliki 74,09 juta keluarga.

Ket. Foto: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi — Sumber: KemenPPPA

Hal ini disampaikan Tuty dalam sosialisasi Kesetaraan Gender dan Pengarusutamaan Gender (PUG) bertema "Jaksel Kompak: Melayani dengan Hati, Wujudkan Kesetaraan untuk Semua" di Jakarta, Jumat (26/6).

"Tercatat 11,54 juta kepala keluarga perempuan di Indonesia, sementara jumlah keluarga di Indonesia mencapai 74,09 juta keluarga, berdasarkan pendataan keluarga tahun 2025," kata dia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada 2025 mencapai 284,4 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sedangkan perempuan 49,53 persen.

Adapun perempuan dewasa berusia 18-59 tahun mencapai sekitar 29,57 persen dari total populasi. Tuty menegaskan perempuan yang menjadi kepala keluarga memiliki kebutuhan pelayanan yang berbeda sehingga kebijakan pembangunan tidak bisa disusun dengan pendekatan yang seragam.

"Perempuan sebagai kepala keluarga memiliki kebutuhan pelayanan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pembangunan tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk semua orang," kata dia.

Menurut dia, setiap kebijakan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang beragam agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil. Perempuan juga harus memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan yang setara dengan laki-laki.

Ia menambahkan, keragaman pengalaman dan kebutuhan perempuan perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan agar kelompok rentan tidak tertinggal. "Pembangunan yang tidak responsif gender berisiko memperlebar kesenjangan dan menghambat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Rizky Hamid, mengungkapkan bahwa 20 dari 65 lurah di Jakarta Selatan. Jumlah ini setara dengan sekitar 31 persen dipimpin oleh perempuan.

"Di Jakarta Selatan ini luar biasa progres untuk meningkatkan kesetaraan gendernya, menunjukkan semakin terbukanya kesempatan untuk kepemimpinan bagi perempuan-perempuannya," kata Rizky.

Meski demikian, ia menilai kesetaraan gender tidak cukup diukur dari jumlah perempuan yang menduduki jabatan strategis. Menurut dia, indikator utama adalah hadirnya kebijakan dan pelayanan publik yang benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut juga ditekankan pentingnya memberikan dukungan kepada perempuan melalui pelayanan publik dan fasilitas yang memadai.

Salah satu upaya yang didorong adalah mengoptimalkan fungsi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Ini sebagai ruang yang mendukung kebutuhan perempuan, anak, dan keluarga di tengah masyarakat. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.