Pemkab Aceh Barat Gelar Pasar Tani, Dorong Ekonomi Petani dan UMKM serta Jaga Stabilitas Harga Panen

Kamis, 25 Jun 2026, 04:00 WIB

Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Pasar Tani sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dipusatkan di ruas Jalan Merdeka Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat.

"Semoga ke depan Pasar Tani benar-benar menjadi pasarnya para petani,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Meulaboh, Rabu (24/6).

Ket. Foto: Bupati Aceh Barat, Tarmizi bersama seorang nenek yang akan membeli hasil panen petani dalam gelaran Pasar Tani dipusatkan di kawasan Desa Pasar Aceh, Meulaboh, Rabu (24/6). — Sumber: Antara

Melalui Pasar Tani, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menginginkan petani setempat fokus bercocok tanam dan memproduksi aneka hasil pertanian, perkebunan, dan palawija dengan baik.

Melalui kegiatan itu, katanya, para petani tidak perlu lagi dipusingkan atau memikirkan fluktuasi harga pasar karena telah mendapatkan pasar tersendiri dalam memasarkan hasil panen kepada masyarakat secara langsung, dengan kualitas yang masih segar karena baru dipanen dari kebun.

Ia mengatakan pelaksanaan Pasar Tani kali ini terasa spesial karena merupakan hasil kolaborasi apik dengan Pemerintah Provinsi Aceh yang dikemas dalam rangkaian kegiatan Roadshow Pasar Tani se-Aceh.

Ia berharap, Pasar Tani ke depan dapat menjelma menjadi ekosistem pasar yang berpihak penuh dan menjadi solusi konkret bagi para petani lokal.

“Target utamanya adalah memotong rantai pasar yang merugikan, sehingga petani tidak lagi dibayangi kecemasan akan anjloknya harga saat musim panen tiba,” kata dia.

Terkait dengan stabilitas harga, pemerintah daerah juga menjamin kesejahteraan petani karena hal itu kewajiban dan tanggung jawab pemerintah daerah.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang nantinya dapat bertindak sebagai eksekutor teknis yang akan menyerap hasil panen petani dengan harga layak.

"Urusan kepastian harga itu menjadi tanggung jawab pemerintah. Secara teknis, ke depan hal ini bisa dieksekusi dan dikelola langsung oleh BUMD kita," katanya.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor dan komitmen kuat dari pemerintah daerah, dia mengharapkan Pasar Tani bukan sekadar menjadi agenda musiman, melainkan fondasi awal menuju kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Aceh Barat.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.