Formula E Gandeng Disney+ dan ESPN, Siarkan Balapan di 144 Negara

Kamis, 13 Agu 2026, 00:20 WIB

LONDON — Formula E memasuki era baru dengan gebrakan di sektor penyiaran. Kejuaraan balap mobil listrik dunia tersebut mengumumkan kerja sama streaming global multi-tahun dengan Disney+ dan ESPN yang akan berlaku mulai musim 2026-2027.

Kesepakatan tersebut mencakup 144 negara dan menjadi salah satu langkah terbesar Formula E untuk memperluas jangkauan penonton secara global.

Ket. Foto: Ilustrasi balapan Formula E. — Sumber: Formula E

CEO Formula E, Jeff Dodds, menyebut kerja sama dengan Disney sebagai "momen bersejarah" bagi kompetisi yang saat ini berada di bawah kepemilikan Liberty Global tersebut.

"Kekuatan jangkauan global dan kemampuan Disney dalam bercerita yang tak tertandingi akan memperkenalkan Formula E kepada jutaan penggemar baru," kata Dodds dalam pernyataan resmi. Nilai finansial dari kesepakatan tersebut tidak diungkapkan.

Melalui kesepakatan baru ini, pelanggan Disney+ di seluruh dunia akan mendapatkan akses langsung ke seluruh sesi pada setiap akhir pekan balapan.

Bukan hanya balapan utama, tayangan juga mencakup sesi latihan, kualifikasi, serta berbagai program di balik layar. Penggemar juga dapat menyaksikan kembali balapan melalui layanan on-demand.

Kehadiran Disney+ dan ESPN tidak akan menggantikan seluruh mitra siaran Formula E yang sudah ada. Kesepakatan tersebut justru dirancang untuk melengkapi portofolio mitra televisi linear dan siaran gratis yang dimiliki Formula E.

Dengan strategi tersebut, Formula E ingin memperluas jangkauan digital tanpa mengorbankan akses penonton melalui saluran siaran konvensional.

Kesepakatan dengan Disney+ dan ESPN hadir menjelang perubahan besar dalam kompetisi. Formula E akan memasuki era GEN4 mulai musim depan dengan mobil generasi terbaru yang memiliki performa lebih tinggi.

Mobil GEN4 diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph atau sekitar 97 km/jam dalam waktu sekitar 1,8 detik. Angka tersebut bahkan lebih cepat dibandingkan mobil Formula 1 dalam akselerasi awal.

Formula E musim depan dijadwalkan terdiri dari 21 balapan dalam 13 event, memperkuat posisi kejuaraan tersebut sebagai salah satu kompetisi motorsport internasional dengan kalender yang semakin padat.

Kehadiran mobil yang lebih cepat dan teknologi baru diharapkan semakin memperkuat daya tarik Formula E, terutama bagi penonton generasi muda yang terbiasa mengonsumsi olahraga melalui platform streaming.

Musim Formula E saat ini belum sepenuhnya berakhir. Seri penutup akan berlangsung di London pada akhir pekan ini, dengan persaingan gelar juara dunia pembalap masih terbuka.

Setelah musim berakhir, perhatian akan beralih kepada era GEN4 sekaligus ekspansi Formula E melalui platform Disney+ dan ESPN.

Kerja sama tersebut juga menunjukkan perubahan besar dalam lanskap penyiaran olahraga global. Platform streaming semakin memainkan peran penting dalam mendistribusikan kompetisi olahraga ke pasar internasional.

Menariknya, Disney juga memiliki sejarah panjang dalam penyiaran Formula 1 melalui ESPN di Amerika Serikat. Namun, mulai musim ini, Apple menggantikan ESPN sebagai pemegang hak siar resmi Formula 1 di AS melalui kesepakatan lima tahun.

Formula E kini mencoba memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun basis penonton yang lebih luas. Dengan mobil yang semakin cepat, kalender yang berkembang, dan distribusi digital melalui Disney+, Formula E berharap era GEN4 menjadi titik penting dalam pertumbuhan kompetisi balap listrik tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.