- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gempa Guncang Venezuela, K...
Gempa Guncang Venezuela, Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban, Situasi Terus Dipantau
Kamis, 25 Jun 2026, 09:54 WIBJAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban gempa besar bermagnitudo 7,1 di Venezuela pada Rabu sore waktu setempat, dengan KBRI Caracas terus memantau perkembangan kondisi para WNI.
âKBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 orang, ada dalam kondisi aman, selamat, dan sehat,â kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah di Jakarta, Kamis (25/).
Di samping itu, Heni memastikan seluruh staf di KBRI Caracas juga selamat dan dalam keadaan aman. âGedung kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta juga tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti,â kata dia.
Heni menyampaikan bahwa gempa bermagnitudo 7,1 tersebut terjadi pukul 15:04 waktu setempat (Kamis pukul 02:04 WIB), dengan episentrum terletak sekitar 28 kilometer sebelah barat wilayah Moron di pesisir Venezuela dan berkedalaman sekitar 10â13 kilometer.
Menyusul gempa besar yang terjadi, KBRI Caracas terus melakukan koordinasi dan komunikasi cepat dengan pihak-pihak terkait.
Jalur komunikasi darurat telah dibuka untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pemutakhiran kondisi WNI secara berkala.
KBRI Caracas juga terus memantau pernyataan resmi pemerintah Venezuela terkait potensi gempa susulan dan ancaman tsunami di pesisir, kata dia.
Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI yang berada di Venezuela untuk senantiasa waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan segera menghubungi KBRI Caracas apabila membutuhkan bantuan.
Dalam keadaan darurat, para WNI dapat menghubungi hotline KBRI Caracas dengan nomor telepon +58-4120217253 atau +58-4122340100, atau hotline Direktorat PWNI Kemlu RI dengan nomor +62812-9007-0027, ucap Heni.
âPemerintah Indonesia turut menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat,â demikian Direktur PWNI Kemlu.
Gempa besar bermagnitudo 7,1 mengguncang pesisir Venezuela pada Rabu sore waktu setempat, sehingga memicu peringatan tsunami dan imbauan siaga di kawasan.
Guncangan gempa dilaporkan terasa sangat kuat di Caracas, ibu kota Venezuela, di mana masyarakat berlarian keluar dari gedung-gedung tinggi untuk menyelamatkan diri.
Peringatan tsunami dikeluarkan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik untuk wilayah pesisir Venezuela serta pulau-pulau Aruba, Bonaire, dan Curacao yang merupakan wilayah Belanda. Peringatan tsunami juga diaktifkan untuk wilayah AS Puerto Rico dan Kepulauan Virgin.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PT KAI Terima 54 Lokomotif CC205 untuk Optimalkan Logistik di Sumatra Selatan
-
Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel
-
Bandara Kertajati Ditargetkan Jadi Pusat Pemeliharaan, Perbaikan, dan Operasi di Tahun Ini
-
KAI Divre IV Tanjungkarang Beri Ruang Berkarya bagi Anak Berkebutuhan Khusus di LIFMOVE 2026.
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Menuju Piala Dunia 2030: Siapa Penantang Baru yang Siap Mengguncang Dominasi Tim Raksasa?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.