Perkenalkan Nusantara, Pemerintah Dirikan Pusat Kebudayaan Indonesia di Meksiko
Sabtu, 13 Jun 2026, 13:30 WIBMEXICO CITY - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Meksiko mendirikan Pusat Kebudayaan Indonesia di Mexico City untuk memperkenalkan kebudayaan Nusantara kepada masyarakat Meksiko yang memiliki minat besar pada kebudayaan.
âPendirian Pusat Kebudayaan Indonesia ini menjadi salah satu bagian dalam program yang saya kembangkan, yaitu People Center Relation yang menitikberatkan pada interaksi dengan manusia,â kata Duta Besar RI untuk Republik Meksiko Serikat merangkap Belize, Republik El Salvador, dan Republik Guatemala, Toferry Primanda Soetikno di Mexico City, Jumat waktu setempat.
Toferry menceritakan sejak dirinya menjabat sebagai duta besar, dia melihat perkembangan hubungan antara Indonesia dan Meksiko tidak hanya berkutat pada bidang politik dan ekonomi saja, tetapi juga kebudayaan.
Apalagi, lanjutnya, masyarakat Meksiko memiliki ketertarikan khusus pada budaya dan peninggalan cagar budaya. âDi Meksiko ini banyak sekali museum bagus dan cagar-cagar budaya mereka terawat dengan baik,â kata Toferry.
Selain itu, Kedubes RI di Meksiko memiliki potensi dengan keberadaan sebuah ruangan serba guna bernama Cassa Cultura yang selama ini lebih sering kosong, belum lagi terdapat banyak benda seni dari berbagai wilayah di Indonesia yang hanya ditampilkan ketika momen tertentu saja.
âSaya berfikir dengan semuanya perlu dijadikan pameran yang permanen saja seperti galeri atau museum,â kata Toferry.
Setelah dilakukan penataan, KBRI di Meksiko ini akhirnya mengoperasikan secara perdana museum Pusat Kebudayaan Indonesia ini pada 23 Mei 2026 lalu bertepatan dengan digelarnya acara Festival Indonesia.
Bahkan, saat pembukaan tersebut lebih dari 500 orang mengunjungi museum Pusat Kebudayaan Indonesia ini.
âSelanjutnya, kami membuka Pusat Kebudayaan Indonesia ini untuk masyarakat umum dengan syarat harus menghubungi pihak Kedubes untuk membuat janji kapan waktu kunjungannya,â kata Toferry.
Seluruh rombongan yang mengikuti program Pusat Kebudayaan Indonesia ini akan memulainya dengan mendengarkan penjelasan dari pemandu yang merupakan staf KBRI.
âKemudian pengunjung dibawa ke sebuah ruangan untuk menyaksikan tayangan tentang kebudayaan-kebudayaan Indonesia dan selanjutnya mereka akan dipandu staf KBRI untuk mengunjungi museum,â kata Toferry.
Sejak pendiriannya, sudah ada beberapa rombongan yang telah mengunjungi Pusat Kebudayaan Indonesia ini, dari pihak pelajar sekolah, mahasiswa, seniman, hingga anggota parlemen setempat.
âPusat Kebudayaan Indonesia mendapatkan atensi dari pihak parlemen di Meksiko ini,â kata Toferry.
Bahkan, lanjutnya, pihak parlemen tersebut mengatakan ini sebuah inovasi dari pihak Kedubes negara sahabat mereka yang ada di Mexico City dan berharap bisa dikembangkan juga oleh Kedubes lain.
Kini Pusat Kebudayaan Meksiko telah memiliki koleksi tidak kurang dari 100 benda-benda seni dan budaya dari Sabang hingga Merauke.
Ke depannya Kedubes RI berencana akan terus menambahkan koleksi museum dan menatanya lebih baik lagi agar menjadi garda terdepan diplomasi budaya Indonesia di Meksiko maupun benua Amerika.
- Pusat Kebudayaan Indonesia
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.