Warga Pulau Terluar NTT Tak Perlu Seberangi Laut Lagi Bikin Paspor, Ini Gebrakan Barunya!
Selasa, 23 Jun 2026, 04:25 WIBKUPANG -Â Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur yang baru, Saroha Manullang, berkomitmen memperketat pengawasan di kawasan perbatasan strategis yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. Langkah pengamanan kedaulatan ini akan berjalan beriringan dengan perluasan infrastruktur layanan keimigrasian digital guna menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan terluar NTT.
"Pergantian kepemimpinan bukan hanya tentang estafet jabatan, tetapi tentang melanjutkan pengabdian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat serta semakin kokoh menjaga kedaulatan negara di bagian timur Indonesia," kata Saroha dalam keterangan resmi di Kupang, Senin.
Ia berjanji akan memperkuat pelayanan keimigrasian, pengawasan wilayah perbatasan, serta mendorong perluasan akses layanan imigrasi bagi masyarakat di daerah itu.
Menurut dia, NTT menjadi salah satu wilayah strategis bagi Direktorat Jenderal Imigrasi karena memiliki posisi sebagai daerah kepulauan sekaligus wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.
Oleh karena itu, keberadaan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara, memperkuat pengawasan lalu lintas orang antarnegara, serta mendukung pembangunan daerah melalui pelayanan keimigrasian yang efektif dan mudah diakses masyarakat.
Ia menyebut semangat "Imigrasi untuk Rakyat" akan menjadi landasan dalam menjalankan tugas di wilayah NTT.
"Dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar Imigrasi NTT dapat terus berkarya, berbakti, dan berdampak bagi masyarakat NTT," ujarnya.
Menurut Saroha, salah satu agenda prioritas yang akan didorong dalam waktu dekat adalah memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian melalui pembentukan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) dan pengusulan kantor imigrasi baru di sejumlah wilayah yang memiliki kebutuhan layanan tinggi.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat luas wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau sehingga masih terdapat masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses layanan paspor dan layanan keimigrasian lainnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat pengawasan keimigrasian di kawasan perbatasan dan pintu masuk internasional guna mendukung keamanan nasional sekaligus memberikan kepastian layanan bagi wisatawan dan pelaku usaha.
Saroha juga berkomitmen melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis pada masa kepemimpinan sebelumnya, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital, penguatan pengawasan orang asing, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pariwisata.
Untuk diketahui, Saroha Manullang menggantikan Arvin Gumilang yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat.
Sementara itu, Arvin Gumilang menyatakan berbagai capaian yang telah dibangun selama memimpin Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, termasuk penguatan pelayanan publik dan upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat, diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan baru.
Dengan kepemimpinan yang baru, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT optimistis dapat semakin memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, melindungi kepentingan nasional, serta menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, responsif, dan mudah diakses masyarakat hingga wilayah-wilayah terluar di NTT.
- imigrasi ntt
- saroha manullang
- arvin gumilang
- perbatasan timor leste
- layanan paspor
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.