Rekor Baru Messi Antarkan Argentina ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Selasa, 23 Jun 2026, 06:34 WIB

ARLINGTON, TEXAS — Lionel Messi kembali menulis sejarah di Piala Dunia. Kapten Argentina itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Austria, Selasa (23/6), sekaligus memastikan tim juara bertahan melaju ke babak 32 besar.

Messi mencetak gol pada menit ke-38 dan 95 untuk membawa Argentina meraih kemenangan kedua di Grup J. Hasil tersebut membuat La Albiceleste mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan langkah mereka berlanjut ke fase gugur.

Ket. Foto: Lionel Messi. — Sumber: AFP

Gol pertamanya membuat Messi melewati rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia putra. Sementara gol keduanya membawa pemain Inter Miami itu melewati catatan 17 gol milik legenda Brasil, Marta, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen putra dan putri.

Dengan tambahan dua gol tersebut, Messi kini mengoleksi 18 gol di Piala Dunia.

"Kami sudah memberikan beberapa kebahagiaan kepada banyak orang, tetapi kami akan mencoba memberi lebih banyak lagi," ujar Messi.

"Hal terpenting adalah lolos. Memenangkan semua pertandingan selalu menjadi target kami. Kelompok pemain ini menjalani semuanya dengan penuh kebahagiaan. Saat bersama, kami menikmati kebersamaan, kompetisi, latihan, dan keseharian kami."

Pemain berusia 38 tahun yang akan merayakan ulang tahun ke-39 pada Rabu itu kembali menunjukkan bahwa usia bukan penghalang. Messi mencetak gol keempat dan kelimanya di turnamen ini hanya dalam dua pertandingan.

Menariknya, perjalanan Messi menuju rekor baru sempat tertunda setelah ia gagal mengeksekusi penalti pada menit kedelapan.

Peluang tersebut diberikan setelah Lautaro Martinez dijatuhkan Stefan Posch dan Xaver Schlager di dalam kotak penalti. Wasit Amin Omar awalnya tidak langsung menunjuk titik putih, tetapi keputusan berubah setelah melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan.

Namun, tendangan Messi melebar. Kegagalan itu menjadi penalti ketiga yang gagal ia eksekusi di Piala Dunia, setelah sebelumnya terjadi saat melawan Islandia pada edisi 2018 dan Polandia pada 2022.

Bek Austria, David Alaba, juga sempat dua kali menggagalkan upaya Messi. Ia berhasil mengganggu proses tembakan sang kapten dan memblok peluang yang mengarah ke gawang.

Namun, pertahanan Austria akhirnya menyerah.

Gol pembuka Argentina berawal dari pergerakan Thiago Almada yang membawa bola ke depan sebelum memberikan umpan kepada Facundo Medina. Bola kembali kepada Almada dan kemudian diteruskan kepada Messi yang berdiri bebas untuk menyelesaikan peluang dengan tenang.

Austria mencoba bangkit setelah tertinggal. Kiper Argentina, Emiliano Martinez, harus melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tendangan bebas Marcel Sabitzer.

Austria memiliki beberapa peluang melalui Michael Gregoritsch, tetapi mereka kesulitan menciptakan ancaman nyata di sepertiga akhir lapangan.

Messi Lengkapi Kemenangan di Akhir Laga

Argentina sempat memiliki peluang memperbesar keunggulan ketika Messi hampir memberikan assist kepada Nico Gonzalez. Namun, sundulan pemain pengganti itu masih melebar.

Gol kedua akhirnya lahir tepat sebelum pertandingan berakhir.

Julian Alvarez melepaskan tembakan yang berhasil ditepis kiper Alexander Schlager. Bola muntah kemudian jatuh ke arah Messi, yang sempat melihat tembakan pertamanya diblok, sebelum akhirnya melepaskan tendangan rendah dari jarak dekat untuk memastikan kemenangan.

Pelatih Austria, Ralf Rangnick, tetap memuji perjuangan anak asuhnya.

"Kami berani dan percaya diri saat bertahan maupun menyerang. Kami menguasai bola lebih banyak dari perkiraan banyak orang, tetapi kami gagal menghentikan semua serangan balik mereka," ujar Rangnick.

Argentina akan menghadapi Yordania di Dallas pada laga terakhir grup, sedangkan Austria bertemu Aljazair di Kansas pada hari Sabtu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.