- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Serukan Solidarit...
Tiongkok Serukan Solidaritas Asean dan Tolak Eksklusivitas di Tengah Tantangan Global
Senin, 22 Jun 2026, 13:33 WIBJAKARTA - Duta Besar Tiongkok untuk Asean Wang Qing menyerukan agar Asean bersama Tiongkok terus bersolidaritas antara satu sama lain dan menolak eksklusivitas di tengah upaya bersama menghadapi tantangan global.
âKita harus memastikan sikap saling percaya, solidaritas, dan kerja sama tetap menjadi dasar bersama, serta memastikan masa depan kawasan tetap di tangan kita sendiri,â kata Wang dalam agenda Forum Jakarta 2026 untuk memperingati 5 tahun kemitraan strategis komprehensif Asean-Tiongkok, Senin (22/6).
âKita harus menolak interferensi asing, upaya membentuk lingkar eksklusif atau memicu konfrontasi, serta upaya apapun untuk menghidupkan kembali militerisme yang mengacaukan stabilitas kawasan,â kata dia, melanjutkan.
Ia menyampaikan bahwa unilateralisme, proteksionisme, serta krisis energi dan pangan merupakan tantangan besar saat Asean dan Tiongkok meraup peluang dari bergesernya episentrum ekonomi ke Asia.
Sebagai âtetangga dekat dengan masa depan bersamaâ, Tiongkok dan Asean mesti meningkatkan kerja sama demi mendorong pertumbuhan yang mantap dan stabil, ucap Dubes Wang.
China dan Asean telah mencatatkan berbagai pencapaian sejak terjalinnya dialog bilateral pada 1991. Seiring ditetapkannya pembaruan Protokol Perdagangan Bebas (FTA) Asean-Tiongkok 3.0, perdagangan bilateral pada 2025 telah menyentuh angka 1 miliar dollar AS, kata dia.
Di samping itu, hampir dua miliar populasi di Asia Tenggara dan Tiongkok mendapat manfaat dari eratnya kerja sama Tiongkok-Asean, kata dia, sembari menyoroti kereta api Tiongkok-Laos dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebagai simbol eratnya kolaborasi kedua pihak.
Dengan capaian tersebut, Dubes Tiongkok untuk Asean itu menyerukan agar kedua pihak terus meningkatkan kerja sama di sektor prioritas, antara lain ketahanan pangan dan energi, jalinan ekonomi, dan stabilitas rantai pasok.
Ia juga mendorong percepatan implementasi FTA Asean-Tiongkok 3.0 dan mewujudkan pasar bersama kawasan yang semakin terbuka.
Namun demikian, di tengah upaya tersebut, Wang tak lupa mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi Traktat Persahabatan dan Kerja sama di Asia Tenggara (TAC), yang selaras dengan Lima Prinsip Koeksistensi Damai milik Tiongkok, demi perdamaian dan stabilitas kawasan.
Dubes Wang juga menegaskan kembali dukungannya terhadap arsitektur kerja sama kawasan yang berorientasi Asean, terbuka, dan inklusif, serta komitmen pihaknya memastikan kerja sama Asean-Tiongkok yang stabil demi kepastian bersama.
- asean
- Tiongkok
- solidaritas
- Tantangan Global
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Tutup Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Viral Dimana-Mana, Sound Kasih Aba-Aba 2.0 Shopee 9.9 Ditonton Puluhan Juta Kali
-
MTV Video Music Awards 2026 Siap Digelar, Madonna dan Taylor Swift Bersaing Ketat
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
Bogor Siap Ubah Sampah Jadi Listrik, PSEL Raya 1 Mulai Dibangun September
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.