Pemkab Pati dan Pemprov Jateng Kolaborasi Percepat Penanganan Rob di Desa Tunggulsari
Senin, 22 Jun 2026, 19:55 WIBPATI, JAWA TENGAHÂ - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mempercepat penanganan banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, dengan memperbaiki tanggul yang rusak dan menjadi penyebab masuknya air laut ke kawasan tambak dan permukiman warga.
"Sejumlah langkah darurat segera dilakukan, terutama untuk memperbaiki tanggul yang mengalami kerusakan dan menjadi penyebab masuknya air laut ke kawasan tambak dan permukiman warga," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat peninjauan lapangan bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Setda) Jateng Urip Sihabudin di Desa Tunggulsari, Senin (22/6).
Risma menjelaskan Gubernur Jateng sebenarnya dijadwalkan hadir langsung meninjau lokasi terdampak. Namun karena terdapat agenda lain di Tegal, kunjungan ke Kabupaten Pati baru akan dilakukan pada hari berikutnya. Meski demikian bantuan dari Pemprov Jateng telah disalurkan kepada masyarakat terdampak.
"Bantuan dari Gubernur berupa 150 paket sembako senilai 37,5 miliar rupiah, 200 paket makanan siap saji, family kit senilai 7,5 juta rupiah, air mineral, serta sejumlah perlengkapan kebencanaan lainnya," kata Bupati Risma.
Selain itu Pemkab Pati bersama perwakilan Pemprov Jateng melakukan peninjauan lapangan untuk mengidentifikasi titik-titik kerusakan yang harus segera ditangani.
Dari hasil pengecekan ditemukan empat titik tanggul tambak yang rusak dengan total panjang sekitar 450 meter dan membutuhkan penanganan darurat.
Menurut Risma, perbaikan sepanjang 450 meter tersebut menjadi prioritas utama karena kondisinya paling mendesak.
Sementara itu terdapat pula jalur sungai menuju laut sepanjang sekitar 1 kilometer yang berada di antara kawasan tambak dan memerlukan peninggian tanggul sebagai upaya pencegahan rob pada tahap berikutnya.
Ia berharap koordinasi antara pemkab dan pemprov dapat mempercepat proses perbaikan, sehingga banjir rob yang selama ini mengganggu aktivitas warga Desa Tunggulsari tidak kembali terjadi.
Sementara itu berbagai instansi juga turut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pemkab Pati melalui perangkat daerah menyalurkan 20 paket sembako dan 30 dus mi instan.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan 100 paket sembako, sementara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyalurkan 40 paket sembako.
Bantuan juga datang dari Dinas Sosial berupa sandang dewasa, family kit, perlengkapan kebersihan, terpal, kasur, dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak rob.
Bupati Risma menambahkan sejumlah tenda gulung dan tenda serbaguna yang diberikan Pemprov Jateng untuk sementara akan disimpan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, karena warga tidak perlu mengungsi sehingga tenda dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu jika terjadi bencana di wilayah Kabupaten Pati.
Dengan dukungan berbagai pihak dan percepatan perbaikan infrastruktur pengendali rob, Pemkab Pati optimistis kondisi di Desa Tunggulsari dapat segera pulih dan masyarakat kembali beraktivitas dengan normal. Ant
- Banjir Rob
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Ada Fenomena Super New Moon, BPBD Minta Warga Pesisir Jakarta Waspadai Banjir Rob hingga 21 Mei
-
Film Biopik “Michael” Pecahkan Rekor Box Office
-
Pemerintah Berlakukan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 hingga 30 Persen, Cek Tanggal Berlakunya
-
Disdik Banjarmasin Kumpulkan Seluruh Kepala Sekolah untuk SPMB 2026
-
Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Gandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Usut Kerugian Negara Kasus Alsintan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.