Pemerintah Kabupaten Mimika Studi Tiru Kelola Air Bersih di Perumda Air Minum Solo

Minggu, 21 Jun 2026, 08:06 WIB

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika,Papua Tengah, melaksanakan studi tiru pengelolaan air bersih di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam keterangan di Timika, Minggu (21/6), mengatakan kunjungan studi tiru ke Perumda Toya Wening menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surakarta atas kesediaannya menerima kunjungan serta membuka ruang berbagi pengalaman.

Ket. Foto: Bupati Mimika Johannes Rettob (ujung kiri) saat melaksanakan studi tiru pengelolaan air bersih di Perumda Air Minum Toya Wening di Kota Surakarta, Jawa Tengah. — Sumber: ANTARA

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Surakarta yang telah berkenan menerima kami untuk belajar dan berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan air minum dan air limbah domestik,” kata Johannes.

Selain itu, kunjungan ini juga bagian bagian dari komitmen Pemkab Mimika dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di sektor air bersih dan sanitasi.

Ia mengatakan bahwa tata kelola air minum dan air limbah domestik yang baik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, menjaga kualitas lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pada kegiatan tersebut, Pemkab Mimika menitikberatkan pada tiga fokus utama. Pertama, memperoleh pemahaman komprehensif terkait tata kelola air minum dan air limbah domestik, mulai dari aspek kebijakan, regulasi, kelembagaan, hingga pembiayaan dan pengawasan.

Kedua, mempelajari praktik terbaik serta inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Surakarta dalam pengelolaan layanan air minum dan sanitasi, dan yang terakhir mengadaptasi berbagai pengalaman tersebut sesuai dengan kondisi geografis, sosial, dan ekonomi Kabupaten Mimika.

“Pengalaman dan capaian Surakarta menjadi referensi penting bagi kami dalam meningkatkan kualitas layanan di Mimika,”ujarnya.

Ia berharap hasil kunjungan ini tidak hanya berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata guna meningkatkan pelayanan publik di daerahnya.

“Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran ini dapat diterapkan secara efektif sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun kesejahteraan,” ujarnya.

Johannes mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal melalui diskusi dan pertukaran pengalaman.

“Semakin banyak pengetahuan yang kita peroleh, semakin besar peluang kita menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,”ujarnya

Kunjungan yang di pimpin langsung Bupati Mimika Johannes Rettob, dan diikuti sejumlah pejabat daerah di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris PUPR , Kepala Bidang Cipta Karya serta perwakilan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Lingkungan Hidup Mimika.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.