BMKG Edukasi Nelayan Antisipasi Cuaca Ekstrem lewat Sekolah Lapang
Minggu, 21 Jun 2026, 09:39 WIBREMBANG â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan literasi cuaca maritim bagi nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tingkat Provinsi 2026 sebagai upaya mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Â
"Agenda BMKG terkait Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini merupakan kegiatan rutin yang difokuskan untuk daerah pesisir. Tujuannya agar nelayan bisa lebih memahami dan selalu memperbarui informasi terkait cuaca," kata Anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani, di Rembang, Minggu (21/6).
Menurut dia, BMKG harus terus mengedukasi masyarakat, khususnya nelayan, agar memanfaatkan platform resmi BMKG yang menyajikan informasi cuaca maritim secara real-time. Sehingga nelayan dapat menentukan waktu melaut secara lebih aman dan terukur. Â
"Ketika berangkat melaut, mereka mengetahui kondisi cuaca. Karena BMKG memberikan informasi cuaca sebagai acuan agar aktivitas melaut lebih aman," ujarnya.
Ia menilai pemahaman terhadap informasi cuaca menjadi sangat penting, terutama bagi nelayan yang aktivitasnya sangat bergantung pada kondisi alam dan rentan terhadap cuaca ekstrem. Â
Harmusa menambahkan program sekolah lapang cuaca nelayan akan dilaksanakan secara bergiliran di wilayah pesisir lainnya, terutama di sepanjang Pantai Utara Jawa.
"Tahun ini di Kabupaten Rembang, selanjutnya bisa bergeser ke Kabupaten Pati atau daerah lain di sepanjang Pantai Utara karena memang saya berfokus di wilayah ini," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, BMKG diharapkan mampu meningkatkan kemampuan nelayan dalam membaca informasi cuaca dan mengambil keputusan yang tepat sebelum melaut, sehingga risiko kecelakaan akibat cuaca buruk dapat diminimalkan sekaligus mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Â
Sementara itu, Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah Raharjo, mengatakan penyebarluasan informasi meteorologi maritim menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan sekaligus kesejahteraan nelayan.
"Upaya meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan nelayan perlu didukung oleh sosialisasi informasi meteorologi maritim untuk kelautan," ujarnya.
Menurut Achadi, BMKG tidak dapat bekerja sendiri dalam menjangkau masyarakat sehingga membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan nelayan.
- Cuaca
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Petir di Bagian Barat Indonesia pada Minggu
-
Yogyakarta Dibawah Bayang-bayang Siklon Tropis
-
Bertabur Bintang, Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce Dihadiri Aktor Hugh Grant hingga Model Gigi Hadid
-
Komisi V DPR Dorong Ojol Diakui sebagai Moda Transportasi Publik
-
Jangan Terkecoh Hujan Ringan, Kemarau Masih Panjang
-
Harga Pangan Pagi Ini Jumat (3/7): Cabai Rawit Rp63.200/Kg, Telur Ayam Rp29.150/Kg
-
Goa Bokimoruru, Istana Batu yang Dipahat Air Selama Jutaan Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.