Badosa Hentikan Tren Buruk Siap Hadapi Pegula

Jumat, 19 Jun 2026, 06:42 WIB

BERLIN – Petenis Spanyol Paula Badosa akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah melewati periode sulit dalam kariernya. Badosa mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun dengan menundukkan unggulan ketujuh asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dalam pertandingan babak 16 besar Berlin Open, Kamis (18/6) dini hari WIB.

Badosa harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan sebelum menang 1-6, 6-3, 6-2. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama sejak April sekaligus memberikan dorongan besar bagi petenis berusia 28 tahun itu yang sedang berusaha menemukan kembali performa terbaiknya.

Ket. Foto: Paula Badosa dari Spanyol mengembalikan bola kepada Coco Gauff dari AS selama pertandingan tenis babak 16 besar tunggal putri di turnamen WTA 500 Berlin Tennis Open di Berlin pada 17 Juni 2026. — Sumber: John MACDOUGALL / AFP

Mantan petenis nomor dua dunia itu memang mengalami penurunan drastis setelah cedera. Pada tahun 2022, Badosa sempat mencapai peringkat kedua dunia, bahkan berada di posisi sembilan sebelum cedera tahun lalu. Namun kini ia terlempar ke peringkat 142 dunia dan tampil di Berlin berkat fasilitas wildcard.

Meski demikian, kemenangan atas Gauff menjadi bukti bahwa Badosa masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. “Melihat diri kembali bermain di level seperti ini sangat berarti. Bagi saya, yang paling penting adalah level permainan melawan Coco. Dia memulai pertandingan dengan luar biasa, tetapi saya terus percaya dan akhirnya kembali menemukan diri di lapangan,” ucap Badosa.

Pertandingan sempat berjalan satu arah ketika Gauff tampil dominan di set pertama. Juara Prancis Terbuka tahun lalu itu hanya membutuhkan waktu singkat untuk merebut set pembuka 6-1. Namun setelah itu, permainan petenis Amerika berusia 21 tahun tersebut menurun.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Gauff di lapangan rumput. Setelah menjuarai Roland Garros musim lalu, Gauff gagal memenangkan satu pun pertandingan di lapangan rumput, termasuk tersingkir di babak pertama Berlin dan Wimbledon.

Di babak berikutnya, Badosa akan menghadapi rekan duetnya di nomor ganda, unggulan ketiga Jessica Pegula. Petenis Amerika Serikat itu melaju setelah mengalahkan Katerina Siniakova 6-2, 6-4 dalam waktu lebih dari satu jam.

Sementara itu, unggulan pertama Aryna Sabalenka juga memastikan tempat di perempat final. Petenis Belarusia tersebut mengalahkan Ekaterina Alexandrova 6-4, 6-4 dalam pertandingan pertamanya sejak kekalahan mengejutkan di perempat final Roland Garros.

Sabalenka tampil solid dengan mematahkan servis Alexandrova pada kedudukan 5-4 di set pertama. Pada set kedua, ia kembali mendapatkan break penting di gim kelima sebelum menutup laga dengan servis sempurna.

Di pertandingan lain, petenis muda Filipina Alexandra Eala membuat kejutan dengan menyingkirkan juara Queen’s Club pekan lalu, Donna Vekic. Eala menang 7-5, 6-4 setelah bertahan menghadapi tekanan besar dari petenis Kroasia tersebut.

De Minaur Menang

Di ajang Queen’s Club, London, petenis Australia Alex De Minaur melangkah cepat ke babak perempat final setelah menundukkan Denis Shapovalov 6-4, 6-1. Unggulan pertama turnamen pemanasan Wimbledon itu hanya membutuhkan waktu 63 menit untuk menyingkirkan petenis Kanada tersebut. Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurnanya atas Shapovalov di tur ATP.

Namun bagi De Minaur, pertandingan itu memiliki makna khusus karena mengingatkan pada final Wimbledon junior 2016. Saat itu, ia kalah dari Shapovalov dan gagal meraih peringkat satu dunia junior. ben/AFP/G-1

  • Berlin Open

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.