Penguatan Rupiah Disambut Positif Gaikindo, Jadi Angin Segar Industri Otomotif Nasional

Rabu, 17 Jun 2026, 17:05 WIB

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut positif penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi angin segar yang dinilai dapat memberikan dampak berlapis bagi industri otomotif nasional.

Ketua Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan penguatan rupiah membawa sejumlah efek positif terhadap produk-produk otomotif, termasuk menjaga stabilitas harga kendaraan di pasar domestik.

Ket. Foto: Pramuniaga memberikan informasi mobil listrik kepada konsumen di showroom Jaecoo GCP Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/6). Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil listrik murni sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 57.087 unit atau meningkat sekitar 80 persen dibanding periode yang sama. — Sumber: ANTARA/Abdan Syakura

“Kami sangat senang akan penguatan rupiah, karena banyak dampak positifnya terhadap produk-produk otomotif, produsen tidak perlu menyesuaikan harga,” kata Jongkie dihubungi wartawan dari Jakarta, Rabu (17/6).

Menurut dia, kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja sektor tersebut sepanjang tahun ini.

Jongkie mengungkap, dampak lanjutan dari penguatan rupiah yang terus berlangsung terhadap industri otomotif akan dirasakan secara luas dan memiliki dampak turunan yang berlapis bagi industri.

Gaikindo menilai penguatan mata uang domestik dapat membantu pelaku industri menghindari penyesuaian harga kendaraan, sehingga daya beli masyarakat berpotensi terjaga.

Kondisi itu juga diharapkan mendorong peningkatan penjualan kendaraan, pertumbuhan produksi, serta menjaga keberlangsungan tenaga kerja di sektor otomotif.

“Pastinya ini adalah angin segar, mudah-mudahan angka penjualan bisa meningkat, produksi bertambah, tidak perlu ada PHK (pemutusan hubungan kerja), dan lain-lain," ujar Jongkie.

Pada kesempatan yang sama, Jongkie mengatakan hingga saat ini Gaikindo masih mempertahankan target penjualan mobil baru nasional pada tahun ini sebesar 850.000 unit.

“Masih tetap 850.000 unit,” imbuhnya.

Dengan target yang tidak berubah tersebut, industri otomotif berharap momentum penguatan rupiah dapat menjadi faktor pendukung bagi pencapaian penjualan kendaraan nasional sepanjang 2026.

Diketahui, nilai tukar rupiah pada Senin (15/6) bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi 17.778 rupiah per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.860 rupiah per dollar AS. Sebelumnya nilai tukar rupiah juga sempat melemah di kisaran 18.000 rupiah lebih per dollar AS.

Hingga Rabu sore, nilai tukar rupiah mencapai 17.758 rupiah per dollar AS.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Utamakan Perlindungan Pengguna, Platform Aset Digital Ini Menang Penghargaan Kepatuhan Dua Kali Beruntun

Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis Ditambah Pemkot Depok Jadi 52 Sekolah Swasta, Cek Daftarnya di Sini!

Starbucks Korea Tutup Sementara 2.000 Gerai Imbas Kontroversi Promosi Tragedi Gwangju

KUR Melaju Kencang: BRI Catat Hampir Setengah Target Sudah Tersalurkan

Ekonomi Syariah Disebut Mesin Pertumbuhan Baru di Masa Ketidakpastian

Wagub Rano Perkuat Kerja Sama dengan Netflix demi Dongkrak Ekonomi Kreatif Jakarta

Kemenpar Serukan agar Program Pariwisata Jangkau Seluruh 38 Provinsi Indonesia

Purwokerto City Run 2026, Promosikan Budaya dan Pariwisata lewat Pengalaman Lari dan Teknologi Digital

Generali Indonesia Perdana Gelar Generali Lion Heart Run 2026, Dorong Hidup Sehat Sekaligus Bantu Pendidikan 1.000 Anak Usia Dini.

IHSG Hari Ini Terkoreksi, Pasar Menunggu Dua Penentu Arah: MSCI dan The Fed

Di Forum RISING Fellowship, Gubernur Pramono Rayu Singapura Investasi Massif di Jakarta

Rupiah Hari Ini Tertekan, Pasar Menahan Napas Menanti Putusan The Fed

Wagub Rano Karno Siapkan SMK Jadi Titik Awal Cetak Talenta Industri AI di Jakarta

Tradisi Suroan Pencak Silat Madiun Angkat Potensi Ekonomi dan Wisata Daerah

Mulai 2027 Grammy Awards Tambah Kategori Khusus Asian Pop

Di Tengah Inflasi Medis yang Terus Meningkat, Allianz Indonesia Ajak Media dan Masyarakat Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan.

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Norwegia dan Argentina Kuasai Puncak Grup I & J

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.