Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan pada Awal Musim Kemarau

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Dua Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan pada Awal Musim Kemarau Doc: ANTARA/HO-BPBD Cilacap
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan pada awal musim kemarau di Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (15/6).

CILACAP -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mencatat dua desa mulai terdampak kekeringan pada awal musim kemarau 2026 sehingga memerlukan bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Kami sudah melakukan pendistribusian air bersih ke dua desa yang terdampak, yakni Desa Kedungbenda di Kecamatan Nusawungu dan Desa Karangkemiri di Kecamatan Jeruklegi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo di Cilacap, Rabu.

BPBD bersama unit pelaksana teknis penanggulangan bencana telah menyalurkan total 23.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan tersebut.

Distribusi air bersih di Desa Kedungbenda dilakukan pada 9 Juni 2026 dengan volume 3.000 liter yang disalurkan ke tiga lokasi di RT 1 dan RT 4 RW 3 Dusun Api-Api.

Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan 40 keluarga atau 120 jiwa yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat berkurangnya ketersediaan air.

Di Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, BPBD telah menyalurkan total 20.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

"Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan pada 15 Juni 2026, wilayah Dusun Karangkemiri RT 05 RW 01 mengalami keterbatasan air bersih akibat menurunnya debit sumber air yang selama ini digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Dari hasil asesmen tersebut, kata dia, tercatat 49 keluarga atau 192 jiwa terdampak kekeringan karena sejumlah sumur warga mengalami penurunan debit sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan harian masyarakat.

Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga harus mencari sumber air dari lokasi yang lebih jauh, sehingga BPBD melakukan distribusi air bersih secara berkala untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, BPBD juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, pemantauan perkembangan kondisi sumber air, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penghematan penggunaan air selama musim kemarau.

Ia mengatakan BPBD akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyiapkan distribusi bantuan lanjutan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.

"Kami juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," katanya.

Taryo mengatakan upaya jangka menengah berupa penguatan sarana penyediaan air bersih juga perlu disiapkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman kekeringan pada musim kemarau berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Macet Parah, Ketapang-Banyu...
Daerah
Lewat Produk Kopi, Pemprov ...
Ekonomi
Neraca dagang RI surplus 3,...

Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.